Tuesday, March 30, 2010

Tiap Detik Pria Produksi 1500 Sperma



(nationalgeographic.com)
Jakarta – Dalam waktu satu detik, tubuh seorang pria setidaknya bisa memproduksi 1.500 sel sperma. Peneliti berhasil mengungkap bagaimana pencapaian ini bisa terjadi.

Selama hampir 40 tahun terakhir, ilmuwan memikirkan cara sel di dalam testikel yang juga disebut sebagai sel garis hidup menjadi sperma, hanya dalam sebuah dua langkah proses yang sederhana.

Padahal biasanya di hewan lain, sel garis hidup yang tersimpan dan menjadi sperma dalam tujuh cara yang berbeda, menurut eksperimen terbaru yang dilakukan terhadap tikus.

“Apa yang kami coba lakukan adalah tidak ada kemajuan dalam sebuah garis linear dalam perubahan sel menjadi sperma,” ujar Peneliti Robert Braun, yang juga adalah Direktur di Laboratorium Jackson di Bar Harbor, Main. 

“Terkadang sel yang terbendung melewati beberapa divisi sel yang banyak untuk sampai ke tempatnya, namun beberapa sperma tidak demikian.”

Peneliti juga menemukan bahwa sebuah sel yang terpisah dari jalurnya untuk berubah menjadi sperma bisa kembali lagi menjadi sel awal, yang sebelumnya dipikirkan tidak mungkin terjadi.

Dalam sebuah studi terbaru, ilmuwan secara genetika merekayasa tikus sehingga sel awal mereka berpendar, memberikan kemampuan tim peneliti untuk mengawasi perkembangan sel.

Ilmuwan juga memberikan label sel spesifik dalam sel garis hidup tikus sebuah warna tertentu dan mengobservasi apa yang terjadi dalam tubuh mereka selama periode beberapa hari.

Riset tersebut juga menghasilkan bahwa sperma berkembang dari sebuah sub bagian kelompok sel terkumpul di garis yang terspesialisasi dalam sebuah testis.

Karena sperma umurnya sangat pendek, maka mereka harus secara konstan diproduksi lagi, catat Braun. Oleh karena itu, rata-rata produksi sperma sebanyak 1500 per detik.

“Sebagai tambahan, kesuburan secara mengejutkan tidak efisien. Harus ada pengisian ulang yang sangat banyak dari sel untuk mencapai tujuan akhirnya, yakni sel telur wanita,” ujar Braun.

Tetapi proses pengisian sel sperma dari masa pubertas ke usia dewasa membutuhkan keseimbangan sel benih.

Sebagai contoh, jika sel yang tertahan di dalam garis hidup untuk waktu yang sangat lama dan tidak berganti menjadi sel sperma, maka seorang pria bisa mengalami risiko kanker testis. 

Tetapi jika sel yang tertahan di dalam garis hidup terlalu jarang berkembang menjadi sperma, maka seorang pria menjadi mandul.

Menguak misteri pengembangan sperma suatu hari akan mampu menuntun kepada perawatan tingkat kesuburan atau bahkan pil pengontrol kelahiran dari gender pria yang selama ini sulit didapatkan, ujar Braun, yang penelitiannya juga dimasukkan dalam jurnal Science.

Sebagai contohnya, ilmuwan dapat mempelajari bagaimana memelihara agar sel awal tidak menjadi sperma.
“Lebih banyak kita belajar tentang perilaku normal sebuah sel, maka akan lebih banyak pula kita mengetahui cara memanipulasi mereka,” ujar Braun.
 
source: http://inilah.com/news/read/teknologi/2010/03/20/410402/tiap-detik-pria-produksi-1500-sperma/

Ramalan Leonardo Da Vinci - Kiamat Terjadi 1-11-4006



Leonardo Da Vinci tak hanya seniman berbakat dan ilmuwan yang jenius. Dia juga seorang peramal.

Leonardo Da Vinci bahkan meramalkan akhir dunia. Menurut Da Vinci, pada 21 Maret 4006, Bumi akan dilanda banjir bah. Bencana mahadahsyat itu akan berujung pada kiamat pada 1 November 4006.

Prediksi Da Vinci ditemukan oleh peneliti Vatikan, Sabrina Sforza Galitzia yang bekerja di bagian arsip Vatikan. Galitzia menduga, sang jenius asal Italia itu menyisipkan prediksinya dalam bentuk kode.

Kode-kode kiamat itu disisipkan dalam lukisan mahakarya Da Vinci,  "The Last Supper' atau 'Perjamuan terakhir'. Kata Galitzia, lukisan itu mengandung puzel astrologi dan matematika.

Galitzia yang pernah meneliti manuskrip Da Vinci di Universitas California mengatakan, bentuk setengah lingkaran di atas lukisan Yesus dan para muridnya saat perjamuan terakhir sebelum peristiwa penyaliban, mengandung kode-kode tersembunyi. Setengah lingkaran yang dimaksud berada di tengah (lihat gambar).

"Di sana ada 'Da Vinci code', kode Da Vinci -- bukan hanya kode yang dipecahkan Dan Brown," kata Galitzia seperti dimuat laman New Kerala.

Kode Da Vinci tentang kiamat memakai simbol zodiak dan menggunakan 24 huruf latin -- pengganti simbol 24 jam dalam waktu satu hari.
Namun, tak dijelaskan bagaimana simbol-simbol dalam lukisan tersebut bisa dibaca sebagai sebuah prediksi tentang kiamat.

Kebiasaan Da Vinci menyelipkan kode atau pesan dalam lukisannya diakui Galitzia sebagai tuntutan zaman. Da Vinci yang ilmuwan hidup di masa-masa sulit, dia harus lincah menghindar dari tudingan bidah oleh gereja.

Mahakarya Da Vinci, 'The Last Supper' berukuran 460 cm x 880 cm, menutupi seluruh bagian dinding di Biara Santa Maria delle Grazie di Milan. Da Vinci memulai proyek lukisannya pada 1495, dan menyelesaikannya pada  1498.

Kode dalam lukisan yang sama sebelumnya diungkap Dan Brow dalam 'The Da Vinci Code' tahun 2003. Teori Dan Brown menghebohkan publik.
Dalam bukunya, Dan Brown mengatakan sosok yang duduk di sebelah kanan Yesus bukan Yohanes- seperti anggapan publik.
Sosok yang memakai selendang senada baju Yesus adalah Maria Magdalena -- istri Yesus yang mengandung anak Sang Mesiah saat peristiwa penyaliban. Dalil Dan Brown mendapat bantahan dari gereja.

source: http://dunia.vivanews.com/news/read/139641-da_vinci__kiamat_jatuh_pada_1_11_4006

Semua Pria Pernah Menonton Film Porno

Peneliti dari Universitas Montreal, Kanada, tidak menemukan pemuda berusia 20-an yang belum pernah menonton film porno.
film pornoKebanyakan pemuda yang diwawancarai tim peneliti dari Universitas itu mengaku pernah menonton film porno.

“Menurut riset, mereka (pemuda berusia 20-an) pertama kali menonton film porno usia 10 tahun,” kata Profesor  Lajeunesse, Ketua Tim Peneliti, dikutip dari Telegraph.

Tujuan awal penelitian itu membandingkan pandangan pemuda penikmat film porno dengan pemuda yang sama sekali belum pernah menonton blue film.

Meskipun tidak menemukan sasaran pemuda “bersih”, penelitian tetap dilanjutkan dengan mengubah arah penelitian menjadi kebiasaan pemuda penonton film porno.

“Kami mengawali penelitian mencari pria berusia 20-an yang tidak pernah menikmati film porno, tapi tidak menemukannya,” kata Lajeunesse.

Lajeunesse pun tetap melanjutkan penelitian dengan mewawancarai 20 mahasiwa laki-laki. 

Hasilnya, ditemukan fakta kalau sekitar 90 persen mereka menyaksikan film seronok melalui internet. Sementara 10 persennya materi porno mereka peroleh dari toko video.

Pria yang masih bujangan menyaksikan film porno rata-rata 40 menit. Frekuensinya tiga kali dalam sepekan.
Sedangkan pria yang punya pacar menonton film porno atau melihat gambar seronok rata-rata 1,7 kali dalam sepekan. Durasinya sekitar 20 menit.

Dari hasil riset itu, yang dilakukan akhir 2009, ditemukan juga fakta kalau pria menonton film porno sesuai dengan selera dan citra seksualnya. Mereka menghindari materi yang dianggapnya menjijikan.

“Penelitian kecil ini dapat terlihat kalau pornografi tidak memberikan efek negatif pada seksualitas pria,” kata Lajueunesse.

“Tidak satu subjek memiliki patologis (keadaan sakit) seksualitas. Semua praktik seksual mereka cukup konvensional.”

“Pornogtafi tidak mengubah persepsi mereka terhadap perempuan atau hubungan mereka.”

source: http://www.astaga.com/content/semua-pria-pernah-nonton-film-porno

Kodok Bermata Biru Ditemukan di Sumatera



Spesies katak yang belum pernah diketahui sebelumnya ditemukan di Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Sumatera. Spesies yang termasuk dalam genus Leptobrachium ini unik karena memiliki warna iris mata biru muda, baik di bagian atas maupun bawah. 

Kodok jenis baru ini dijumpai oleh Adiinggar Ul-Hasanah dan Wempi Endarwin dari Tim Wildlife Conservation Society tahun 2004, tetapi saat itu masih diidentifikasi sampai tahap genus saja, dan belum diketahui jenisnya. Penelitian lebih lanjut dilakukan tahun 2008 oleh Amir Hamidy, staf Museum Zoologicum Bogoriense (MZB), Puslit Biologi, LIPI. 

Amir yang saat itu mengambil studi master dengan topik taksonomi genus Leptobrachium memeriksa dan mengkaji spesimen kodok yang tersimpan di museum-museum di Malaysia, di Jepang, dan tentunya di Indonesia (MZB). "Saya mengukur dan membandingkan secara detail semua karakter morfologi satu demi satu dari semua spesimen tersebut, termasuk semua spesimen disimpan di MZB-LIPI," ujarnya. 

"Salah satu spesimen yang saya periksa memiliki karakter yang unik dan berbeda dengan Leptobrachium lainnya dari Sumatera, yaitu tidak memiliki pola warna pada bagian atas tubuh dan sekitar posterior pahanya. Tentu saja warna mata dari spesimen tersebut belum diketahui karena warna mata akan luntur pada spesimen yang telah terawetkan," lanjutnya. 

Amir baru melihat warna mata kodok itu setelah Adiinggar Ul-Hasanah menunjukkan foto hidup spesimen tersebut. Berdasarkan informasi itu, Amir mengadakan survei singkat di jalur Way Sepunti. "Di situ kami menjumpai dua ekor. Kemudian saya mengkaji kodok tersebut lebih jauh, termasuk mendeskripsikannya," ujar Amir dalam surat elektronik kepada Kompas.com

Warna iris mata di genus Leptobrachium merupakan karakter penting untuk membedakan jenis. Setidaknya dua jenis baru yang ditemukan akhir-akhir ini (tahun 2004 dan 2006) dari Kamboja dan Laos juga berdasarkan perbedaan warna iris mata. 

Menurut kajian taksonomi yang dilakukan, yakni dengan membandingkan kodok ini dengan jenis lain (dalam genus Leptobrachium) dari Thailand, Malaysia serta beberapa wilayah lain di Indonesia (Sumatera, Belitung, Kalimantan, dan Jawa), Amir meyakini kodok ini adalah jenis baru. 

"Kodok ini jenis baru yang merupakan spesies dari kelompok kodok seresah yang termasuk dalam genus Leptobrachium. Untuk nama spesies, saya beri nama waysepuntiense, jadi nama lengkapnya Leptobrachium waysepuntiense," kata Amir. Nama spesies ini mengacu pada nama sungai kecil di dekat lokasi ditemukannya, yaitu Sungai Way Sepunti, Desa Kubu Perahu, dan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan.

source: kompas.com

Kursi-kursi Taman Yang Unik (Foto)














source: http://gambar-video-unik.blogspot.com/2010/03/kursi2-taman-yang-unik.html

Taman Hiburan Disney Yang Terlupakan (Foto)

Merupakan taman hiburan pertama yang dibangun oleh Walt Disney. Ditutup tahun 2001 dan sejak saat itu taman ini mulai terlupakan.

















source: http://kaskusnews.us/2010/03/20/taman-hiburan-disney-yang-terlupakan/

Universal Studio Pertama di Asia Tenggara



Taman rekreasi Universal Studios pertama di Asia Tenggara telah beroperasi. Taman yang memiliki beberapa wahana permainan dan atraksi tersebut berada di Singapura, dan dibuka untuk umum sejak Kamis (18/3).

Universal Studios Singapura memiliki berbagai wahana yang bertema dari dua film box-office Shrek dan Madagascar. Ratusan pengunjung termasuk wisatawan mancanegara pun tertarik untuk mengunjunginya di hari pertama operasional taman rekreasi tersebut. Universal Studios Singapura yang memiliki luas 20 hektare tersebut merupakan bagian dari kompleks kasino Resort World Sentosa yang dibangun oleh investor asal Malaysia.

Salah seorang warga Singapura, Raymond Ling, menyatakan rela antre panjang di hari dibukanya Universal Studios untuk memuaskan keingintahunannya terhadap beberapa wahana di taman rekreasi tersebut.

"Tujuan saya datang adalah merasakan pengalaman naik wahana yang paling menakutkan. Ternyata memang sangat menakutkan dan jantung saya seperti mau lepas," ujar Ling setelah mencoba wahana Battlestar Galactica Human.

Taman rekreasi tersebut terdiri dari tujuh zona atraksi yang masing-masing mewakili tema film-film yang telah diangkat di layar lebar. Selain Shrek dan Madagascar, juga terdapat tema Jurassic Park dan Walk of Fame. Totalnya, Universal Studios Singapura memiliki 24 wahana permainan dan atraksi yang 18 di antaranya tidak ditemukan di taman rekreasi lain di dunia.

Direktur Pemasaran Resort World Sentosa Liang Wern Ling menyatakan akan memasarkan Universal Studios Singapura ke warga Singapura maupun warga negara-negara lain. "Pasar Asia menjadi target utama kami, seperti Malaysia, Indonesia, Thailand, Vietnam, dan China. Strategi kami adalah memasarkannya langsung ke pasar-pasar tersebut, maupun menggandeng partner usaha ataupun agen-agen perjalanan wisata," ujar Liang.

Universal Studio Singapura memang menjadi yang pertama di Asia Tenggara, namun menjadi yang kedua di Asia, setelah Jepang juga meluncurkan Universal Studios di negaranya.

Singapura mencatat menerima kunjungan 9,7 juta wisatawan mancanegara pada tahun 2009 (jumlah wisman ke Indonesia pada 2009 mencapai sekitar 6,4 juta orang). Angka itu turun 4,3% dibanding tahun 2008 seiring terjadinya resesi perekonomian global.

Namun kini angka kedatangan wisata ke Singapura telah kembali meningkat di Januari 2010, menjadi 908 ribu pengunjung, naik 17,6% dari bulan yang sama di tahun 2009.

source: metrogaya.com