Showing posts with label Seni dan Budaya. Show all posts
Showing posts with label Seni dan Budaya. Show all posts

Monday, August 22, 2011

Luk-Culuk, Tradisi Unik Pengingat Datangnya Lailatul Qodar


Berbagai cara dan aktivitas dilakukan guna menyambut datangnya malam lailatul qodar, malam seribu malam, yang dipercaya datang pada malam ganjil di bulan suci Ramadan.
Seperti halnya yang dilakukan warga Desa Langkap, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan, Madura. Dalam menyambut malam lailatul qodar, mereka berkumpul di tanah lapang dan kemudian menggelar pawai obor keliling desa, atau yang biasa disebut tradisi Luk-Culuk.

Entah siapa dulu yang memulai tradisi Luk-Culuk tersebut. Yang jelas, warga desa setempat berkeyakinan bahwa tradisi tersebut merupakan warisan dari nenek moyangnya, yang wajib dijaga dan dilestarikan oleh generasi selanjutnya. Sebab, tradisi Luk-Culuk diyakini sakral dan dilaksanakan satu tahun sekali.

Seperti halnya yang dilakukan pada Sabtu 20 Agustus kemarin, atau bertepatan dengan malam ke-21 bulan Ramadan. Lepas melaksanakan buka puasa dan salat maghrib, ratusan pemuda dan anak-anak desa setempat, mulai berdatangan dan berkumpul di tanah lapang.

Dengan atribut lengkap, pakaian baju koko, sarung dan songkok, mereka semua menenteng obor yang dibuat dari berbagai alat. Ada obor yang dari bambu, bahkan ada juga yang dibuat dari tangkai pohon pepaya. Tentunya, diisi dengan minyak tanah dan ujungnya disumpal dengan kain agar bisa menyala menjadi obor.

Dalam satu komando salah satu tokoh masyarakat setempat, mereka lantas menyalakan obor yang sudah disiapkan dan dibawa dari rumah masing-masing. Dalam hitungan ketiga, mereka beramai-ramai menyalakan obor dan dengan suara lantang meneriakkan Luk Culuk.

Tidak hanya berada di tanah lapang saja. Mereka yang meneriakkan yel-yel Luk-Culuk, kemudian berkeliling desa secara bersama-sama, sambil mengajak warga lain untuk ikutan gabung.

“Tradisi Luk-Culuk seperti ini, rutin digelar oleh warga kami. Biasanya, dilakukan pada malam ganjil di bulan ramadhan. Seperti malam ke-21 atau ke-27,” ujar salah satu koordinator acara Luk-Culuk, Desa Langkap, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan, M. Amin, kepada beberapa wartawan yang datang meliput acara tersebut.

Amin menyatakan tidak tahu secara pasti apa makna khusus dari Luk-Culuk tersebut. Cuma, secara filosofi dikatakan bahwa dengan acara tersebut, paling tidak sebagai sarana untuk mengingatkan warga, terutama kaum muslim, bahwa puasa sudah memasuki 10 malam yang terakhir.

Di mana, dalam 10 malam terakhir tersebut, diyakini akan datangnya lailatul qodar, malam yang terbaik dari 1.000 malam. Menurut beberapa hadis dan riwayat, malam tersebut akan datang ketika malam ganjil di bulan Ramadan. Entah itu malam 21, 23, 25 dan seterusnya. “Di desa lain, budaya seperti ini (Luk-Culuk) tidak ada. Ya cuma di sini saja dan kami akan terus melestarikannya,” terang Amin.

Pria yang berkumis tebal ini menjelaskan, tradisi Luk-Culuk sendiri sebenarnya hanya berlangsung sebentar, yakni dimulai habis buka puasa, tentunya salat maghrib dan berakhir sebelum salat isya. Sebab, setelah itu seluruh pemuda dan anak desa setempat, melaksanakan ibadah salat tarawih berjamaah dan dilanjut tadarrus Alquran.

“Jadi kegiatan seperti ini, sama sekali tidak mengganggu ibadah lain yang ada di bulan suci Ramadan. Saya kira cukup berdampak positif,” tambahnya.

Sementar itu, salah satu peserta Luk-Culuk, Sohibul Hikam, menyambut secara antusias acara tersebut. Dia mengaku bersama puluhan teman-teman yang lain, sejak siang harinya sudah menyiapkan obor yang akan digunakan untuk menyemarakkan tradisi Luk-Culuk.

Dia memilih membuat obor dari tangkai pepaya, karena alasan mudah didapat dan hanya diisi minyak tanah sudah bisa menyala. “Tradisi seperti ini sangat baik, karena selain bisa berkumpul dengan teman-teman, juga menjadi sarana untuk mengingatkan kalau puasa sudah hampir selesai,” ucapnya.

http://ramadan.okezone.com/read/2011/08/21/335/494546/tradisi-luk-culuk-pengingat-datangnya-lailatul-qodar


Tuesday, August 9, 2011

9 Kuil Terindah di Dunia

Kuil Taktshang adalah kuil paling terkenal di Bhutan. Bisa jadi salah satunya karena keunikan lokasi kuil ini yang berada di bibir jurang setinggi 3120 meter (10.200 kaki), sebagian berada di 700 meter (2.300 kaki) di atas dasar lembah Paro, 10 kilometer dari kota kabupaten Paro. Biara ini memiliki tujuh candi yang dapat dikunjungi. Namun beberapa bagian biara sedang direnovasi karena rusak parah terbakar. Salah satu cara mencapai biara ini adalah dengan mendaki bukit karang.


2. Candi Buddha Wat Rong Khun di Chiang Rai, Thailand, modelnya tidak seperti candi konvensional. Candi ini dirancang oleh Chalermchai Kositpipat. Konstruksi dimulai tahun 1998 dan diharapkan akan berakhir pada 2008. Wat Rong Khun berbeda dari candi lainnya di Thailand,) dirancang dalam warna putih beberapa bagiannya menggunakan kaca putih. Warna putih dipakai untuk melambangkan kesucian Buddha, sementara penggunaan kaca berwarna putih melambangkan kebijaksanaan Sang Buddha yang menyinari seluruh muka bumi dan segalanya.



3. Candi Prambanan adalah kompleks candi Hindu terbesar di Jawa Tengah, Indonesia. Terletak sekitar 18 kilometer sebelah timur kota Yogyakarta. Candi adalah sebuah Situs Warisan Dunia UNESCO dan merupakan salah satu candi Hindu terbesar di Asia Tenggara. Hal ini ditandai dengan arsitekturnya yang tinggi dan runcing, khas arsitektur candi Hindu, dan dengan tinggi 47m.


4. Pagoda Shwedagon yang juga dikenal sebagai Golden Pagoda berada di Yangon, Burma . Stupa setinggi 98 meter (sekitar 321,5 kaki) disepuh warna keemasan. Candi yang terletak di sebelah barat Kandawgyi Lake, di Singuttara Hill, tampak menyolok di kaki langit kota.

5. Temple of Heaven, yang secara harfiah berarti altar surga adalah sebuah kompleks bangunan Tao terletak di tenggara kota Beijing, di Kabupaten Xuanwu. Setiap tahun Kaisar Ming dan Kaisar Dinasti Qing mengunjungi kKompleks candi ini untuk mengikuti upacara syukur atas panen yang baik. Candi ini dianggap candi Tao sekalipun yang datang ke sini bukan hanya mereka yang beragama Tao. Terutama raja-raja yang memerintah sebelum kepercayaan Taoisme masuk.

6. Chion'in Bait di Higashiyama-ku, Kyoto, Jepang adalah pusat dari Jodo Shu (Tanah Murni Sect) yang didirikan oleh Honen (1133-1212). Di ruang Chion yang sangat luas tempat di mana Honen menyebarkan ajaran-ajaran-Nya sampai akhir hayatnya.

7. Sri Harmandir Sahib or Darbar Sahib kerap disebut sebagai The Golden Temple atau Bait Allah. Di sinilah tempat ibadah paling penting dari kaum Sikhs dan salah satu kuil tertua Sikh gurdwaras. Kuil ini terletak di kota Amritsar, yang didirikan oleh Guru Ram Das, dikenal sebagai "Guru Di Nagri" artinya kota Guru Sikh.

8. Sri Ranganathaswamy Temple (Srirangam) --Menempati area seluas 156 acres (6,31,000 m²)membuat kuil ini menjadi salah ssatu yang terbesar di India dan salah satu komplek keagamaan yang terbesar di dunia. Namun faktanya, candi Srirangam dengan mudah disebut sebagai candi terbesar yang menjalankan kegiatan keagamaan Hindu di dunia (Angkor Wat menjadi yang terbesar tidak menjalankan fungsi kuil). Kuil ini ditutupi oleh tujuh dinding yang tingginya 32,592 feet or lebih dari 6 miles. Dinding-dinding ini tertutup 21 Gopurams (menara). Salah satu yang menakjubkan dari kuil ini adalah banyaknya pilar di dalamnya. Disebut ‘hall of 1000 pilars" (meski sebenarnya jumlahnya 953 pilar).

9. Angkor Wat (atau Angkor Vat), merupakan candi di kompleks Angkor, Kamboja, dibangun untuk Raja Suryavarman II di awal abad ke-12. Ia menjadikan candi tersebut sebagai pusat pemerintahan dan ibu kota. Candi ini sejak pertama kali didirikan sampai sekarang menjadi pusat agama Hindu. Candi ini didedikasikan untuk Wishnu, Sang Buddha. Candi ini dibangun dengan gaya klasik arsitektur Khmer. Candi ini menjadi symbol Kamboja hal itu tergambar dengan dimasukkannya gambar candi ini pada bendera kebangsaan Kamboja. Dan yang pasti, Angkor Wat menjadi salah satu daya tarik datangnya turis ke negera ini.


http://pangkalan-unik.blogspot.com/2011/06/9-kuil-terindah-di-dunia.html

Monday, August 8, 2011

Ritual Aneh ! Anak Sendiri Diumpankan Ke Mulut Buaya Yang Kelaparan

Bila Anda tidak faham dan mengerti mungkin langsung akan menilai apa yang dilakukan laki-laki ini sangatlah sadis, betapa tidak bayi anaknya sendiri darah dagingnya di timang timang di depan mulut buaya yang lapar, wah ngeri sekali bukan, salah salah bisa termakan sungguhan. Namun itulah bagian dari sebuah ritual masyarakat keturunan Afrika yang berada di Karachi Pakistan.




Bayi anak kandung sendiri diayun ayun di depanbuaya kelaparan
Mereka bernama komunitas penganut aliran Sheedi yang menganggap buaya sebagai hewan yang suci dan mempu membawa berkah bagi rejeki serta kesejahteraan manusia. Menurut Daily Mail yang dikutip ruanghati.com menyebutkan bahwa masyarakat Sheedi sangat yakin buaya tidak akan memangsa anak mereka karna buaya adalah hewan suci.


Buaya dianggap hewan suci oleh masyarakat keturunan Afrika-Pakistan di KarachiBuaya yang ada di komplek kuil umat Sheedi di Karachi tersebut bila mati akan dimakamkan sebagaimana manusia, baik tata cara dan ritualnya, karena keistimewaan hewan reptil tersebut.


Buaya dianggap hewan suci oleh masyarakat keturunan Afrika-Pakistan di Karachi

http://pangkalan-unik.blogspot.com/2011/06/ritual-aneh-anak-sendiri-diumpankan-ke.html

Tuesday, July 12, 2011

Gajah Istimewa, Dapat Perawatan Spa dan Pijat

THRISSUR - Begitu istimewa para gajah ini, setelah bekerja keras, kini mereka mendapatkan libur satu bulan penuh dan mendapatkan pijat dan spa.

Sekira 64 gajah ini juga akan diberikan makanan yang cukup agar berat tubuh mereka tetap mencapai 316-360 kg.

Gajah dari Kuil Guruvayur Sree Krishna Kerala di Thrissur, India ini mendapatkan pelayanan istimewa setelah selama satu bulan ini selalu melakukan perjalanan dalam rangka festival kuil.






Gajah di Kuil Guruvayur Sree Krishna Kerala pada saat festival kuil/Ist
Paket spa untuk gajah ini juga akan memberikan hidangan istimewa seperti nasi khusus, berbagai macam rempah sebagai multi vitamin yang diawasi oleh para ahli.

seperti dilansir Telegraph, Senin (11/7/2011), perawatan istimewa untuk para gajah ini menghabiskan dana sekira Rp170 juta.

Para pemeluk Hindu meyakini bahwa dengan memberikan pelayanan istimewa kepada Ganesha, dewa gajah, dapat menyingkirkan semua halangan dan akan mendatangkan kebijaksanaan dan kekuasaan.

http://pangkalan-unik.blogspot.com/2011/07/gajah-istimewa-dapat-perawatan-spa-dan.html

Wednesday, July 6, 2011

5 Festival Tahunan di Spanyol

Festival tahunan bukan hanya sebagai objek wisata budaya bagi para turis semata, melainkan untuk melestarikan kebudayaan atau tradisi suatu daerah. Spanyol adalah negara dengan beragam bahasa, agama dan budaya menawarkan banyak festival tahunan yang dapat dinikmati oleh para turis dan penduduk asli. Kebanyakan dari festival ini menggambarkan warga Spanyol yang mencintai kebudayaaan, pemberani, dan juga relijius. Berikut 5 festival tahunan di Spanyol :

1 Pamplona Bull Run
Pamplona Bull Run adalah salah satu festival rangkaian dari festival San Fermin di kota Pamplona pada minggu pertama bulan Juli. Festival ini digelar selama seminggu, melibatkan ratusan orang yang akan berlari saat 6 banteng itu dilepaskan di jalanan. Banteng-banteng yang dilepas ini nantinya akan dimasukan ke arena untuk dihadapkan dengan seorang matador, dan lalu dibunuh.



(Sumber: telegraph.co.uk)
Sejak awal festival ini digelar, tahun 1925, sudah ada 15 orang terbunuh pada saat bull run ini—terakhir pada 10 July 2009 kemarin—dan setiap tahunnya ada sekitar 200 orang yang cedera saat festival ini. Bull run ini semacam even untuk menunjukan keberanian seseorang, terutama para pria, ada semacam adu nyali untuk mengikuti festival ini. Partisipan yang mengikuti bull run ini sebelumnya melakukan berdoa bersama memohon pada malaikat untuk melindunginya.

2. Tomatina (Perang Tomat)
Festival Tomatina ini digelar pada Rabu terakhir di bulan Agustus. Sesuai dengan namanya, festival ini berhubungan dengan tomat, orang akan saling melempar tomat pada satu sama lain. Termasuk pada salah satu rangkaian di Festival Buñol di kota Buñol, kota yang berada di dekat Valencia. Digelar sejak tahun 1950, festival ini tidak mempunyai tujuan apapun selain melemparkan tomat.



(Sumber: spain-info.com)
Festival ini pernah tidak diijinkan digelar pada tahun 1957, lalu para warga kota Buñol menggelar acara untuk merayakan kematian tomat dengan cara memasukan ratusan tomat ke dalam peti mati dan mengaraknya. 2 tahun setelah itu, festiva ini diijinkan untuk digelar lagi bahkan pada tahun 1980 dewan kota menyediakan tomat untuk para partisipan. Festival ini bahkan menjadi daya tarik kota Buñol di setiap gelarannya.

3. Las Fallas
Las Fallas adalah festival yang digelar oleh penduduk Valencia dalam rangka menghormati Saint Joseph. Digelar 5 hari menjelang hari Saint Joseph pada tanggal 19 Maret. Ada beberapa rangkaian pada festival Las Fallas ini seperti replega dan karnaval musik mini drum band melintasi jalanan di kota Valencia dengan diikuti orang-orang yang berbusana khas Spanyol, tepatnya busana dalam sejarah Valencia.



Sumber: worldparty.roughguides.com)
Yang paling menarik adalah pada malam harinya. Setiap daerah di kota Valencia diharuskan membuat boneka besar yang dilengkapi dengan petasan. Pada malam hari boneka raksasa ini akan dibakar dan diarak keliling kota. Boneka-boneka yang dibuat terkadang merupakan objek satir para penduduk Valencia, bahkan tahun 2005 ada boneka Goerge Bush dan tokoh kartun Shrek.

4. Semana Grande
Semana grande adalah festival tahunan yang diselenggarakan pada pertengahan bulan Agustus di Bilbao. Sebuah kontes penting pun digelar pada festival ini yaitu kompetisi kembang api, dimana presentasi kembang api dibuat setiap malam di sebuah teluk untuk mengetahui siapa pemenangnya. Khas lain dari festival ini termasuk brass band menghidupkan jalan-jalan, pertunjukan musik populer di tepi pantai, serta atraksi pasar malam yang akan menarik para pejalan kaki.


(Sumber: lacunza.com)
Adapula konser musik yang digelar sebagai salah satu rangkaian festival ini, mulai dari rock, pop bahkan jazz klasik. Atraksi lain yang baru diadaptasi baru-baru ini adalah kompetisi adu kuat untuk para laki-laki. Seperti festival di kawasan lain di Spanyol, Semana Grande pun mempunyai tradisi membuat boneka raksasa dan bullfighting.

5. Tamborrada
Pernah membayangkan selama 24 jam mendengarkan alat musik pukul dimainkan tanpa henti? Orang dewasa yang berseragam pakaian militer dan juru masak menabuh snar drum keliling kota, tidak hanya mereka para orang dewasa tetapi juga anak-anak yang berseragamkan pakaian militer. Festival ini diberi nama Tamborrada, dimana para penduduk San Sebastian diperbolehkan menabuh alat musik pukul selama 24 jam pada tanggal 19 Januari. Untuk rangakian pawai, mereka menabuh snar drum tersebut dari San Temo menuju gerbang utama Puerta de Tierra di pusat kota.



(Sumber: dondeviajar.net)
Ada juga ritual yang mengiringi Tamborrada ini, para orang dewasa akan membuat masakan yang enak untuk makan malam mereka dana mereka akan meminum anggur paling enak untuk perayaan ini. Sebuah perayaan yang tak dipungkiri lagi paling berisik di Spanyol.


http://pangkalan-unik.blogspot.com/2011/07/5-festival-tahunan-di-spanyol.html

Tuesday, June 28, 2011

Kerajaan Manta di Kepulauan Derawan

Pari manta adalah spesies ikan pari berukuran paling besar di dunia. Jenis paling besar bisa tumbuh hingga mencapai 7 meter dengan berat lebih dari 2 ton. Saya mengunjungi salah satu kerajaan manta di Indonesia yang terletak di perairan sekitar Pulau Sangalaki, Kepulauan Derawan, Berau, Kalimantan Timur.


Foto: Yahoo!/Famega Syavira

Ikan dengan nama latin Manta birostris ini akan menampakkan diri saat air pasang. Air pasang membawa serta plankton yang merupakan makanan kesukaannya. Tandanya, air laut yang semula biru jernih mulai berwarna keruh akibat plankton.

Pulau Sangalaki bisa dicapai dalam satu jam perjalanan dengan kapal motor dari Pulau Derawan. Tak lama setelah tiba, kami melihat manta mulai berdatangan dan berenang tepat di bawah permukaan air. Kami mencebur ke laut, beberapa puluh meter dari manta. Speedboat tak boleh terlalu dekat karena bisa menakuti binatang jinak itu.

Saya lalu berenang sekuat tenaga untuk mencapai manta. Bukan berenang sebenarnya, karena saya sama sekali tak bisa dan tak tahu teknik berenang. Tepatnya, berusaha menggerakan badan untuk maju. Beruntung, manta berenang langsung ke arah saya.

Sosoknya yang hitam dan menyeramkan membuat saya terdiam sementara dia terus menuju pada saya. Wujudnya sangat besar dengan mulut lebar mengingatkan saya pada pari berekor tajam yang bisa membunuh manusia. Padahal, manta yang ini tak berbahaya.

Sesaat sebelum kami bertabrakan, manta meliukkan tubuhnya ke dasar. Gerakannya anggun sekali seperti penari. Dia lalu meliuk lagi kembali ke arah kedatangannya. Manta berenang cepat dan saya hanya terpaku menatap kepergian si manta hitam anggun.


Photo credits - ThinkStock

Tak hanya satu manta yang muncul, ada beberapa yang berenang di sekitar. Binatang ini juga dikenal suka melompat ke permukaan air. Jika beruntung, manta bisa muncul bergerombol dalam jumlah banyak. Tempat ini juga merupakan titik kesukaan para penyelam karena keindahannya. Sayang, saya tak bisa menyelam.

Manta hanya satu dari ratusan ikan yang hidup di perairan ini. Setidaknya ada 872 macam ikan karang yang menghuni daerah ini dengan enam macam spesies lumba-lumba dan tiga jenis paus.

Saya mengunjungi Derawan atas undangan dari The Nature Conservancy, lembaga nirlaba yang bekerja untuk menjaga kelestarian ekosistem laut kepulauan ini. Saat ini Kawasan Konservasi Perairan Berau menghadapi banyak ancaman, seperti perusakan terumbu karang, penangkapan penyu secara ilegal dan penangkapan ikan tak ramah lingkungan dengan racun dan bom.


Foto: Yahoo!/Famega Syavira

Padahal, kepulauan Derawan adalah daerah dengan terumbu karang terkaya kedua di dunia. Luas terumbu karangnya tak kurang dari 66 ribu hektar. Keanekaragaman terumbu karang di daerah ini berjumlah lebih dari 507 spesies, hanya dapat dikalahkan oleh keragaman di Kepulauan Raja Ampat, Papua.

Kepulauan ini juga menjadi pusat bertelur penyu hijau alias Chelonia mydas. Hampir setiap malam ada penyu hijau yang bertelur di sudut gelap pantai. Ada pula penyu sisik atau Eretmochelys imbricata yang sangat langka.


Danau Purba KakabanSetelah puas bermain bersama manta, kami melanjutkan perjalanan ke perairan sekitar Pulau Kakaban. Pulau ini istimewa karena ditengahnya ada danau purba berisi air asin. Danau itu semula adalah laguna yang berubah wujud akibat proses pengangkatan daratan berjuta tahun lalu. Air laut beserta seluruh isinya terperangkap di tengah membentuk ekosistem unik.


Foto: Yahoo!/Famega Syavira

Kakaban dihuni empat macam ubur-ubur yang telah kehilangan daya sengat. Ubur-ubur tak menyengat ini hanya ada di dua tempat di dunia. Selain Kakaban mereka bisa ditemukan di Republik Palau, salah satu negara di Kepulauan Pasifik.

Ubur-ubur memenuhi danau seperti cendol. Aurelia aurita berbentuk seperti piring lebar bening. Cassiopeia ornata berenang terbalik dengan tentakel di atas. Martigias papua berwarna coklat dengan jumlah paling banyak. Kami berlomba mencari Tripedalia cystophora, ubur-ubur seujung kuku yang paling jarang ditemukan.

Danau itu punya sistemnya sendiri untuk menyeimbangkan populasi Di dasar danau ada anemon pemangsa ubur-ubur. Ukurannya sebesar jari, berwarna putih transparan dengan sulur. Coba saja dekatkan ubur-ubur ke sulur, dia menyantap ubur-ubur itu dengan mengisapnya.

Untuk menuju ke danau kami harus melalui dermaga kayu menuju hutan lebat. Tangga bersambung masuk dalam hutan, menaiki bukit. Danau ada di balik bukit kecil itu. Setelah berjalan beberapa ratus meter, upaya naik ke atas bukit terbayar sudah. Langit dan laut begitu biru. Udara segar bertiup dari pulau yang hijau.


Foto: Yahoo!/Famega Syavira

Kami langsung mencebur, lengkap dengan snorkel dan fin. Ubur-ubur banyak sekali dan mudah ditangkap. Rasanya seperti memegang jelly. Di tempat lain dengan ubur-ubur sebanyak ini, tak bakal ada orang yang berani berenang karena akan tersengat.

Hanya ada kami berlima dan pulau. Hanya terdengar bunyi tonggeret dan desir angin yang membuat kecipak kecil di permukaan danau. Suasana hening ini menambah kemisteriusan danau yang masih menyimpan banyak rahasia yang belum terungkap.

http://id.travel.yahoo.com/jalan-jalan/63-kerajaan-manta-di-kepulauan-derawan

Monday, June 6, 2011

Unik ... Ngarot - Tes Perawan Ala Indramayu

Ngarot merupakan upacara adat, sekaligus ajang mencari jodoh bagi masyarakat Indramayu Jawa Barat. Upacara tersebut biasanya digelar pada setiap bulan Desember. Saat upacara digelar, para gadis dan pemuda berpakaian unik, sambil pawai mengelilingi desa.

Akan tetapi, jangan coba-coba kaum janda /duda, gadis tak perawan atau pemuda tak perjaka ikutan Ngarot. Konon, bila nekat mengikuti akan kena tulah, berupa aib yang memalukan. Sumpeh lo ?

Upacara Ngarot memang hanya terdapat Desa/Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu. Tradisi yang rutin digelar saban tahun tersebut terbilang unik. Sebagian masyarakat disana mempercayai bila Ngarot merupakan saat penting bagi para remaja untuk mendapatkan pasangan hidup. Jodoh yang didapat dari ritual Ngarot, dipercaya dapat membuat kekal pasangan suami istri.

Maka, tak heran bila setiap upacara digelar, banyak pemuda dan pemudi turut serta dan pada akhirnya sebagian peserta selalu pulang dengan wajah cerah dan hati berbunga-bunga.


Pada mulanya, upacara Ngarot dirintis oleh kuwu (kepala desa) pertama Lelea yang bernama Canggara Wirena, tahun 1686. Awalnya, upacara tersebut bukan diperuntukkan sebagai "pesta mencari jodoh" seperti yang terjadi sekarang. Ngarot yang menurut bahasa Sunda berarti minum, merupakan arena pesta minum-minum dan makan-makan di kantor desa sebelum para petani mengawali menggarap sawah. Tradisi itu dilakukan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan atas hasil bercocok tanam.


Kuwu Canggara Wirena sengaja mengadakan pesta Ngarot sebagai ungkapan rasa syukur kepada tetua kampung bernama Ki Buyut Kapol, yang telah rela memberikan sebidang sawah seluas 26.100 m2. Sawah tersebut digunakan para petani untuk berlatih cara mengolah padi yang baik. Demikian pula bagi kaum wanitanya, sawah digunakan sebagai tempat belajar bekerja seperti tandur, ngarambet (menyiangi), panen padi, atau memberi konsumsi kepada para jejaka yang sedang berlatih mengolah sawah itu.

Dulu, upacara Ngarot bukanlah sarana mencari jodoh, melainkan arena pembelajaran bagi para pemuda agar pintar dalam ilmu pertanian. Akan tetapi perkembangannya, upacara Ngarot berkembang menjadi ajang mencari jodoh atau pasangan hidup.

Sejak dulu, upacara yang hanya boleh diikuti para perjaka dan perawan. Upacara dimulai jam 8.30 dengan berkumpulnya para muda-mudi berpakaian warna warni di halaman rumah Kuwu. Mereka dengan wajah penuh keceriaan berduyun-duyun menuju halaman rumah Pak Kuwu. Pakaian mereka indah-indah, dilengkapi aksesoris gemerlap, seperti kalung, gelang, giwang, bros, peniti emas, dan hiasan rambut. Untuk memikat hati para jejaka, para gadis selalu mengenakan kacamata dan kepalanya penuh ditaburi bunga warna-warni seperti kenanga, melati, mawar dan kantil.



Upacara Ngarot ditandai dengan pawai arak-arakan sejumlah gadis dan perjaka desa. Para gadis berbusana kebaya yang didominasi warna merah, berkain batik, berselendang, dan rambut kepala dihias rangkaian bunga. Mereka lantas berjalan mengelilingi kampung. Sementara para jejaka tingting mengenakan baju pangsi warna kuning dan celana gombrang warna hitam, lengkap dengan ikat kepala, mengikuti di barisan belakang.

Seusai pesta pawai, semua peserta Ngarot masuk aula balai desa. Sambil duduk berhadap-hadapan dan ditonton orang banyak, mereka dihibur dengan seni tradi¬sional tari Ronggeng Ketuk yang dimainkan penari wanita degan pasangan pria. Menurut warga, seni Ronggeng Ketuk dimaksudkan untuk ngabibita (menggoda) agar para jejaka dan gadis saling berpandang-pandangan, untuk selanjutnya saling jatuh cinta.

Ketika para jejaka dan perawan bergembira ria, tidak halnya dengan kaum janda, duda dan remaja yang kehilangan keperawanan dan keperjakaannya. Pesta Ngarot merupakan upacara yang paling dihindari. Sebab bila mereka coba-coba menjadi peserta, bukan hanya aib yang bakal diterima, tapi juga malapetaka. Konon, jika seorang gadis tak perawan nekat mengikuti pawai arak-arakan Ngarot, maka bunga melati yang terselip di rambutnya, dengan sendirinya akan layu. Bila hal itu terjadi, maka si gadis akan mendapat aib karena sudah kehilangan kehormatan diri.

Tuah negatif untuk kaum janda berlaku pada saat berlangsung acara pokok Ngarot. Yakni ketika acara saling tatap mata dengan para jejaka. Wajah janda atau gadis tapi sudah tak perawan, meskipun sebelumnya berwajah cantik, tiba-tiba menjadi buruk rupa. Otomatis ia tidak akan mendapatkan pasangan. Bahkan yang lebih menakutkan, jika janda dan gadis tak perawan tadi nekat mengikuti upacara Ngarot, ia tak akan mendapat jodoh seumur hidup. Bagi kaum duda dan pemuda tak perjaka pun berlaku hal serupa.

Menurut warga di sana, sejak tahun 1990-an hingga sekarang, hampir 80 persen peserta Ngarot berhasil mendapatkan pasangan hidup menjalin rumah tangga dengan rukun. Namun belakangan, peserta Ngarot mulai menyusut. Anak remaja di Desa Lelea, kini sudah mulai enggan mengikuti pawai Ngarot. Entah apa penyebabnya. Akan tetapi, jika ingin mendapatkan jodoh yang masih “asli”, orang-orang tua di Indramayu menyarankan agar memilih peserta Ngarot.

http://iheboh.blogspot.com/2011/06/unik-ngarot-tes-perawan-ala-indramayu.html#axzz1OZIMj7iB

Friday, May 27, 2011

Jabang Tetuko, Pertunjukan Wayang Rasa Hollywood

Oleh:Amelia Ayu Kinanti
Selama ini Anda menganggap menonton wayang kulit atau wayang orang adalah hal yang membosankan dan kuno. Bagaimana jika tayangan itu disajikan dengan citarasa modern ala Hollywood?

Seorang sutradara Indonesia berbakat, Mirwan Nugroho berusaha menampilkan pertunjukan wayang dengan versi yang berbeda. Ia menggaet Deane Ogden, komponis film yang pernah bekerja untuk film “The Surrogates”, serta seorang koordinator pemeran stunt yang ada di balik kesuksesan film “Transporter 2”, “Bad Boys 2” dan “Transformers 3”.
Ketiganya meramu kesenian wayang menjadi pertunjukan yang spektakuler. Memadukan wayang orang dan kulit serta tiga buah layar raksasa, tayangan ini menjanjikan pengalaman lain bagi para penontonnya. Para penari seolah keluar melompat dari layar, dan bisa masuk kembali ke dalamnya.
Cerita kelahiran tokoh wayang terkenal, Gatot Kaca dipilih sebagai tema pertunjukan. Nama kelahiran Gatot Kaca, Jabang Tetuko, dipilih sebagai judul pagelaran istimewa ini. Musik orkestra serta penampilan istimewa dari Ki Dalang Sambowo, membuat pertunjukan ini makin megah.

Dari tanggal 27-28 Mei 2011, Jabang Tetuko akan dipentaskan di Hall 8 Senayan City, Jakarta. Bagi Anda yang berminat menontonnya, silakan hubungi 021-7192937 atau 021-92814014 untuk keterangan lebih lanjut.

http://id.custom.yahoo.com/weekend-edition/acara-artikel/article-jabang-tetuko-pertunjukan-wayang-rasa-hollywood-401

Tuesday, May 3, 2011

Ritual Berdarah Paskah

Hari raya Paskah segera tiba. Umat Kristiani di berbagai penjuru dunia menyambutnya dengan cara berbeda-beda. Jika di Seville, Spanyol, Pekan Suci diisi dengan sebuah ritual kuno abad pertengahan, di Manila, Filipina, sejumlah petobat melukai diri mereka dengan semacam cambuk.

Hal ini dilakukan sebagai bukti bahwa mereka turut merasakan penderitaan Jesus. Ritual penuh darah ini sepintas mirip dengan ritual yang dilakukan umat Muslim Syiah waktu peringatan Hari Asyura.

Berikut PIC Sejumlah petobat melukai tubuh mereka di depan sebuah gereja Katolik di Mandaluyong, sebelah timur Manila, Filipina, Kamis (21/4).
 












http://www.kiosgratis.co.cc/2011/04/ritual-berdarah-paskah.html#axzz1LIkQd7rf

Thursday, April 28, 2011

Ma’ Nene’, Ritual Unik Suku Toraja



Oleh Andari Karina Anom

Tana Toraja di Sulawesi Selatan sudah lama terkenal dengan alam pegunungannya yang permai serta ritual adatnya yang unik. Yang paling tersohor, tentu saja, pesta Rambu Solo yang digelar menjelang pemakaman tokoh yang dihormati. Tiap tahun pesta yang berlangsung di beberapa tempat di Toraja ini senantiasa mengundang kedatangan ribuan wisatawan.

Selain Rambu Solo, sebenarnya ada satu ritual adat nan langka di Toraja, yakni Ma’ Nene’, yakni ritual membersihkan dan mengganti busana jenazah leluhur. Ritual ini memang hanya dikenal masyarakat Baruppu di pedalaman Toraja Utara — sebuah kabupaten baru. Biasanya, Ma’ Nene’ digelar tiap bulan Agustus.

Saat Ma’ Nene’ berlangsung, peti-peti mati para leluhur, tokoh dan orang tua, dikeluarkan dari makam-makam dan liang batu dan diletakkan di arena upacara. Di sana, sanak keluarga dan para kerabat sudah berkumpul. Secara perlahan, mereka mengeluarkan jenazah (baik yang masih utuh maupun yang tinggal tulang-belulang) dan mengganti busana yang melekat di tubuh jenazah dengan yang baru.

Mereka memperlakukan sang mayat seolah-olah masih hidup dan tetap menjadi bagian keluarga besar.

Ritual Ma’ Nene’ oleh masyarakat Baruppu dianggap sebagai wujud kecintaan mereka pada para leluhur, tokoh dan kerabat yang sudah meninggal dunia. Mereka tetap berharap, arwah leluhur menjaga mereka dari gangguan jahat, hama tanaman, juga kesialan hidup.

Dari mana asal muasal ritual Ma’ Nene’ di Baruppu? Kisah turun-temurun menyebutkan, pada zaman dahulu terdapatlah seorang pemburu binatang bernama Pong Rumasek. Saat sedang berburu di kawasan hutan pegunungan Balla, bukannya menemukan binatang hutan, ia malah menemukan jasad seseorang yang telah lama meninggal dunia. Mayat itu tergeletak di bawah pepohonan, telantar, tinggal tulang-belulang.

Merasa kasihan, Pong Rumasek kemudian merawat mayat itu semampunya. Dibungkusnya tulang-belulang itu dengan baju yang dipakainya, lalu diletakkan di areal yang lapang dan layak. Setelah itu, Pong Rumasek melanjutkan perburuannya.

Tak dinyana, semenjak kejadian itu, setiap kali Pong Rumasek berburu, ia selalu beroleh hasil yang besar. Binatang hutan seakan digiring ke dirinya. Bukan hanya itu, sesampainya di rumah, Pong Rumasek mendapati tanaman padi di sawahnya pun sudah menguning, bernas dan siap panen sebelum waktunya.

Pong Rumasek menganggap, segenap peruntungan itu diperolehnya berkat welas asih yang ditunjukkannya ketika merawat mayat tak bernama yang ditemukannya saat berburu.

Sejak itulah, Pong Rumasek dan masyarakat Baruppu memuliakan mayat para leluhur, tokoh dan kerabat dengan upacara Ma’ Nene’.

Dalam ritual Ma’ Nene’ juga ada aturan tak tertulis yang mengikat warga. Misalnya, jika seorang istri atau suami meninggal dunia, maka pasangan yang ditinggal mati tak boleh kawin lagi sebelum mengadakan Ma’ Nene’ untuknya.

Ketika Ma’ Nene’ digelar, para perantau asal Baruppu yang bertebaran ke seantero negeri akan pulang kampung demi menghormati leluhurnya. Warga Baruppu percaya, jika Ma’ Nene’ tidak digelar maka leluhur juga akan luput menjaga mereka. Musibah akan melanda, penyakit akan menimpa warga, sawah dan kebun tak akan menghasilkan padi yang bernas dan tanaman yang subur

source: yahoo.com

Tuesday, April 5, 2011

10 Permainan Klasik Khas Indonesia Yang mulai dilupakan

Permainan - permainan klasik dari Indonesia inimungkin akan mengingatkan pada masa - masa kecil anda yang manis, permainan yang banyak melibatkan kegiatan fisik ini sekarang sudah sangat jarang dimainkan anak jaman sekarang, tergantikan dengan PS, Game Onilne dan Aktifitas digital lainnya ... berikut 10 permainan klasik khas Indonesia

1 TAP BENTENG


adalah permainan yang dimainkan oleh dua grup, masing - masing terdiri dari 4 sampai dengan 8 orang. Masing - masing grup memilih suatu tempat sebagai markas, biasanya sebuah tiang, batu atau pilar sebagai 'benteng'.
Tujuan utama permainan ini adalah untuk menyerang dan mengambil alih 'benteng' lawan dengan menyentuh tiang atau pilar yang telah dipilih oleh lawan dan meneriakkan kata benteng. Kemenangan juga bisa diraih dengan 'menawan' seluruh anggota lawan dengan menyentuh tubuh mereka. Untuk menentukan siapa yang berhak menjadi 'penawan' dan yang 'tertawan' ditentukan dari waktu terakhir saat si 'penawan' atau 'tertawan' menyentuh 'benteng' mereka masing - masing.

2* CONGKLAK
Congklak adalah suatu permainan tradisional yang dikenal dengan berbagai macam nama di seluruh Indonesia. Biasanya dalam permainan, sejenis cangkang kerang digunakan sebagai biji congklak dan jika tidak ada, kadangkala digunakan juga biji-bijian dari tumbuh-tumbuhan.
Permainan congklak dilakukan oleh dua orang. Dalam permainan mereka menggunakan papan yang dinamakan papan congklak dan 98 (14 x 7) buah biji yang dinamakan biji congklak atau buah congklak. Umumnya papan congklak terbuat dari kayu dan plastik, sedangkan bijinya terbuat dari cangkang kerang, biji-bijian, batu-batuan, kelereng atau plastik. Pada papan congklak terdapat 16 buah lobang yang terdiri atas 14 lobang kecil yang saling berhadapan dan 2 lobang besar di kedua sisinya. Setiap 7 lobang kecil di sisi pemain dan lobang besar di sisi kananya dianggap sebagai milik sang pemain.

Pada awal permainan setiap lobang kecil diisi dengan tujuh buah biji. Dua orang pemain yang berhadapan, salah seorang yang memulai dapat memilih lobang yang akan diambil dan meletakkan satu ke lobang di sebelah kanannya dan seterusnya. Bila biji habis di lobang kecil yang berisi biji lainnya, ia dapat mengambil biji-biji tersebut dan melanjutkan mengisi, bisa habis di lobang besar miliknya maka ia dapat melanjutkan dengan memilih lobang kecil di sisinya. bila habis di lubang kecil di sisinya maka ia berhenti dan mengambil seluruh biji di sisi yang berhadapan. Tetapi bila berhenti di lobang kosong di sisi lawan maka ia berhenti dan tidak mendapatkan apa-apa.

Permainan dianggap selesai bila sudah tidak ada biji lagi yang dapat dimabil (seluruh biji ada di lobang besar kedua pemain). Pemenangnya adalah yang mendapatkan biji terbanyak.

3* DOR TAP

Dor Tap merupakan permainan yang mirip dengan Petak Umpet namun dimainkan oleh 2 kelompok. Kelompok yang lebih dulu berhasil menyebut nama lawan yang bersembunyi dapat diartikan bahwa lawan tersebut terkena tembakan. Permainan berakhir jika salah satu kelompok sudah habis tertembak.

4* GALASIN

Galah Asin atau di daerah lain disebut Galasin atau Gobak Sodor adalah sejenis permainan daerah dari Indonesia. Permainan ini adalah sebuah permainan grup yang terdiri dari dua grup, di mana masing-masing tim terdiri dari 3 - 5 orang. Inti permainannya adalah menghadang lawan agar tidak bisa lolos melewati garis ke baris terakhir secara bolak-balik, dan untuk meraih kemenangan seluruh anggota grup harus secara lengkap melakukan proses bolak-balik dalam area lapangan yang telah ditentukan.

Permainan ini biasanya dimainkan di lapangan bulu tangkis dengan acuan garis-garis yang ada atau bisa juga dengan menggunakan lapangan segiempat dengan ukuran 9 x 4 m yang dibagi menjadi 6 bagian. Garis batas dari setiap bagian biasanya diberi tanda dengan kapur. Anggota grup yang mendapat giliran untuk menjaga lapangan ini terbagi dua, yaitu anggota grup yang menjaga garis batas horisontal dan garis batas vertikal. Bagi anggota grup yang mendapatkan tugas untuk menjaga garis batas horisontal, maka mereka akan berusaha untuk menghalangi lawan mereka yang juga berusaha untuk melewati garis batas yang sudah ditentukan sebagai garis batas bebas. Bagi anggota grup yang mendapatkan tugas untuk menjaga garis batas vertikal (umumnya hanya satu orang), maka orang ini mempunyai akses untuk keseluruhan garis batas vertikal yang terletak di tengah lapangan. Permainan ini sangat mengasyikkan sekaligus sangat sulit karena setiap orang harus selalu berjaga dan berlari secepat mungkin jika diperlukan untuk meraih kemenangan.

5* GASING


Gasing adalah mainan yang bisa berputar pada poros dan berkesetimbangan pada suatu titik. Gasing merupakan mainan tertua yang ditemukan di berbagai situs arkeologi dan masih bisa dikenali. Selain merupakan mainan anak-anak dan orang dewasa, gasing juga digunakan untuk berjudi dan ramalan nasib.

Sebagian besar gasing dibuat dari kayu, walaupun sering dibuat dari plastik, atau bahan-bahan lain. Kayu diukir dan dibentuk hingga menjadi bagian badan gasing. Tali gasing umumnya dibuat dari nilon, sedangkan tali gasing tradisional dibuat dari kulit pohon. Panjang tali gasing berbeda-beda bergantung pada panjang lengan orang yang memainkan.

6* KASTI
Kasti atau Gebokan merupakan sejenis olahraga bola. Permainan yang dilakukan 2 kelompok ini menggunakan bola tenis sebagai alat untuk menembak lawan dan tumpukan batu untuk disusun. Siapapun yang berhasil menumpuk batu tersebut dengan cepat tanpa terkena pukulan bola adalah kelompok yang memenangkan permainan. Pada awal permainan, ditentukan dahulu kelompok mana yang akan menjadi penjaga awal dan kelompok yang dikejar dengan suit. Kelompok yang menjadi penjaga harus segera menangkap bola secepatnya setelah tumpukan batu rubuh oleh kelompok yang dikejar. Apabila bola berhasil menyentuh lawan, maka kelompok yang anggotanya tersentuh bola menjadi penjaga tumpukan batu. Kerjasama antaranggota kelompok sangat dibutuhkan seperti halnya olahraga softball atau baseball.

7* LAYANG-LAYANG

Permainan layang-layang, juga dikenali dengan nama wau merupakan satu aktivititas menerbangkan layang-layang tersebut di udara. Pada musim kemarau di Indonesia anak-anak selalu bermain layang-layang karena anginnya besar.

8* PETAK UMPET

Dimulai dengan Hompimpa untuk menentukan siapa yang menjadi "kucing" (berperan sebagai pencari teman-temannya yang bersembunyi). Si kucing ini nantinya akan memejamkan mata atau berbalik sambil berhitung sampai 25, biasanya dia menghadap tembok, pohon atau apasaja supaya dia tidak melihat teman-temannya bergerak untuk bersembunyi. Setelah hitungan sepuluh, mulailah ia beraksi mencari teman-temannya tersebut.
Jika ia menemukan temannya, ia akan menyebut nama temannya yang dia temukan tersebut. Yang seru adalah, ketika ia mencari ia biasanya harus meninggalkan tempatnya (base?). Tempat tersebut jika disentuh oleh teman lainnya yang bersembunyi maka batallah semua teman-teman yang ditemukan, artinya ia harus mengulang lagi, di mana-teman-teman yang sudah ketemu dibebaskan dan akan bersembunyi lagi. Lalu si kucing akan menghitung dan mencari lagi.
Permainan selesai setelah semua teman ditemukan. Dan yang pertama ditemukanlah yang menjadi kucing berikutnya.
Ada satu istilah lagi dalam permainan ini, yaitu 'kebakaran' yang dimaksud di sini adalah bila teman kucing yang bersembunyi ketahuan oleh si kucing disebabkan diberitahu oleh teman kucing yang telah ditemukan lebih dulu dari persembunyiannya. [ Permainan kesukaan ane nih gan ,,apalagi kalo main nya bareng sama cewe ,,wkwkkww ngumpet ber 2 ]

9* YOYO

Yo-yo adalah suatu permainan yang tersusun dari dua cakram berukuran sama (biasanya terbuat dari plastik, kayu, atau logam) yang dihubungkan dengan suatu sumbu, di mana tergulung tali yang digunakan. Satu ujung tali terikat pada sumbu, sedangkan satu ujung lainnya bebas dan biasanya diberi kaitan. Permainan yo-yo adalah salah satu permainan yang populer di banyak bagian dunia. Walaupun secara umum dianggap permainan anak-anak, tidak sedikit orang dewasa yang memiliki kemampuan profesional dalam memainkan yo-yo.

Yo-yo dimainkan dengan dengan mengaitkan ujung bebas tali pada jari tengah, memegang yo-yo, dan melemparkannya ke bawah dengan gerakan yang mulus. Sewaktu tali terulur pada sumbu, efek giroskopik akan terjadi, yang memberikan waktu untuk melakukan beberapa gerakan. Dengan menggerakkan pergelangan tangan, yo-yo dapat dikembalikan ke tangan pemain, di mana tali akan kembali tergulung dalam celah sumbu

10* BALAP KARUNG

Balap karung adalah salah satu lomba tradisional yang populer pada hari kemerdekaan Indonesia. Sejumlah peserta diwajibkan memasukkan bagian bawah badannya ke dalam karung kemudian berlomba sampai ke garis akhir.
Meskipun sering mendapat kritikan karena dianggap memacu semangat persaingan yang tidak sehat dan sebagai kegiatan hura-hura, balap karung tetap banyak ditemui, seperti juga lomba panjat pinang, sandal bakiak, dan makan kerupuk.

http://danish56.blogspot.com/2011/04/10-permainan-klasik-khas-indonesia-yang.html

Wednesday, March 23, 2011

10 Kuil Yunani yang Paling Terkenal

10. Temple of Olympian Zeus

Meskipun hanya beberapa kolom tetap di Kuil Olympia Zeus di Athena tidak butuh banyak imajinasi untuk menyadari bahwa ini adalah salah satu kuil raksasa. Konstruksinya dimulai pada abad ke-6 SM pada masa pemerintahan tiran Athena, yang tergambar bangunan kuil terbesar di dunia kuno, tetapi tidak selesai sampai masa pemerintahan Kaisar Romawi Hadrian pada abad ke-2 sekitar tahun 638 setelah proyek telah dimulai.


9. Temple of Poseidon, Sounion

Terletak di ujung selatan semenanjung Attica di Yunani, Kuil Poseidon di Sounion, 3 sisinya dikelilingi oleh laut. Kuil ini dibangun di approx. 440 SM, di atas reruntuhan kuil yang berasal dari Periode Archaic. Hanya beberapa kolom Kuil Poseidon berdiri, tetapi jika utuh, kuil ini akan mirip Kuil Hephaestus di Acropolis, hal ini mungkin karena dirancang oleh arsitek yang sama.

8. Temple of Zeus, Cyrene

Kirene adalah yang paling penting dari 5 koloni Yunani di Libya sampai saat ini. Kuil ini hancur saat pemberontakan Yahudi pada tahun 115, dan kembali baik 5 tahun kemudian karena dibangun lagi oleh bangsa Romawi atas perintah Kaisar Hadrian. Pada tahun 365, gempa menyebabkan kuil runtuh sekali lagi dan tidak dibangun kembali hingga zaman modern oleh arkeolog Inggris dan Italia. Kuil ini lebih besar dari Parthenon, sebuah refleksi dari kekayaan dan pentingnya Kirene di dunia Yunani kuno.

7. Erechtheum

The Erechtheum adalah sebuah kuil Yunani kuno gaya Ionic di sisi utara Acropolis Athena. Kuil ini dibangun antara 421 dan 407 SM. Namanya berasal Erikhthonios, pahlawan Yunani. Kuil ini mungkin paling terkenal untuk teras khas yang didukung oleh 6 tokoh perempuan yang dikenal sebagai Caryatids.

6. Temple of Apollo Epicurius

Terletak di lereng gunung terpencil di Peloponnese, Kuil Apollo Epicurius di Bassae adalah kuil Yunani terawat baik dan tidak biasa. Itu dibangun di suatu tempat antara 450 dan 400 SM. Kuil ini sejajar utara-selatan, berbeda dengan sebagian besar kuil Yunani yang sejajar timur-barat. Candi tidak biasa dalam hal ini memiliki contoh dari ketiga perintah yang digunakan dalam arsitektur klasik Yunani kuno. Bentuk kolom Doric Ionic peristyle sementara kolom dukungan teras dan kolom Korintus fitur di pedalaman. Kuil Apollo Epicurius saat ini tercakup dalam tenda untuk melindungi reruntuhan dari unsur-unsur.


5. Doric Temple of Segesta

Terletak di bagian barat laut Sisilia, Segesta adalah salah satu kota utama dari orang Elymian, salah satu dari tiga masyarakat adat dari Sisilia. Populasi Segesta dicampur Elymian dan Yunani, meskipun Elymians segera Helenis dan mengambil karakteristik eksternal kehidupan Yunani. Kuil Doric yang terletak tepat di luar situs kuno ini terpelihara dengan baik. Hal ini dibangun pada akhir abad 5 SM dan memiliki 6 × 14 kolom. dan kuil ini juga tampaknya mengalami kekurangan atap di atas ruang utama.

4. Paestum

Paestum adalah sebuah kota Yunani-Romawi kuno di Italia selatan, tidak jauh dari pantai. Kota ini menawarkan 3 kuil Yunani yang terjaga. Kuil tertua di Paestum adalah Kuil Hera, dibangun sekitar 550 SM oleh kolonis Yunani. Kuil di dekatnya dibangun sekitar 1 abad kemudian dan juga didedikasikan untuk Hera, dewi perkawinan dan melahirkan. Lebih jauh berdiri Kuil Athena dibangun sekitar 500 SM.

3. Temple of Hephaestus

Terletak sekitar 500 meter di utara-barat dari Acropolis terkenal, Kuil Hephaestus adalah kuil Yunani terbaik yang diawetkan di dunia, meskipun jauh kurang dikenal dari tetangga yang terkenal. kuil ini dibangun pada abad ke-5 SM di sebuah distrik yang berisi banyak pengecoran dan toko-toko logam. Oleh karena itu didedikasikan untuk Hephaestos, dewa yang mengerjakan logam. Kuil Hephaestus dirancang oleh Ictinus, salah satu arsitek yang juga bekerja di Parthenon.

2. Valley of the Temples

Terletak di punggung bukit di luar kota Agrigento, sisa dari 7 kuil Yunani ini disebut Lembah Kuil. Kuil Concordia, dibangun pada abad ke-5 SM, adalah yang merupakan salah satu yang terbaik diawetkan terbesar dengan gaya kuil Doric yang masih berdiri. kuil lainnya termasuk Kuil Juno, yang digunakan untuk perayaan pernikahan, dan Kuil Heracles, Kuil tertua di lokasi yang saat ini hanya terdiri dari 8 kolom.

1. Parthenon, Acropolis

Parthenon di Acropolis adalah salah satu bangunan paling terkenal di dunia, dan kunjungan ke Athena tidak lengkap tanpa mengunjungi kuil ini. Pembangunan Parthenon dimulai pada tahun 447 SM, menggantikan kuil yang lebih tua yang dihancurkan oleh Persia, dan selesai pada 432 SM. Tujuan dari Parthenon adalah untuk rumah patung besar Athena parthenos yang terbuat dari gading, perak dan emas. Dulu di abad ke-5, patung itu dijarah oleh salah satu Kaisar Romawi, dan dibawa ke Konstantinopel, dimana ia kemudian dihancurkan.
http://selebsexy.com/10-kuil-yunani-yang-paling-terkenal-2/