Sunday, October 31, 2010

Demi Keluarga, Nenek 70 Tahun Angkat 100 Galon Air Sehari

Bayangkan seorang nenek yang hanya memiliki berat badan 37,5 Kilogram dengan usia yang sudah senja ini harus menjadi kuli antar air mineral galon yang memiliki berat lumayan bagi orang tua seukuran dia, namun hal itu tetap dilakukan demi membiayai hidup keluarganya, karena nenek ini menjadi tulang punggung kehidupan keluarganya.

Photobucket

Kebanyakan kita hanya bisa mengeluh dan mengeluh berkeluh kesah menjalani kehidupan dan rutinitas pekerjaan yang membosankan dan serasa berat, sekarang coba tanyakan pada diri Anda lebih susah mana apa yang Anda lakukan dalam mencari nafkah ketimbang apa yang dilakukan nenek ini?

Photobucket
Photobucket

Inilah kisah nyata dari salah satu sudut kota Beijing Cina, yang dikutip ruanghati.com dari sebuah situ lokal yaitu Sina.com, dimana seorang nenek yang bernama Gao Meiyun yang berusia 70 tahun musti bekerja keras banting tulang sebagai kuli angkut air mineral galon kerumah-rumah demi membiayai hidup anak nya yang cacat fisik dan membayar perawatan cucunya yang cacat mental dan membutuhkan biaya perawatan.

Photobucket

Ada apa dengan anak sang nenek sehingga sang nenek Gao harus melakukan ini, kondisi anak yang cacat fisik tak bisa berbuat banyak untuk menjalani hidupnya, sehingga sang ibu adalah tulang punggung hidup mereka. Mereka yang tinggal di Shijingshan District Yangzhuang Middle District Beijing mesti mengenal sang nenek yang dikenal sebagai nenek sang pengantar air galon mineral.

Bayangkan galon air mineral yang beratnya 20 kg lebih harus diangkat dan diantarkan sang nenek yang hanya memiliki berat badan 37,5 kg tersebut, sehari sang nenek bisa mengangkat dan mengantar lebih dari 100 galon dari tempat tuannya bekerja ke pelanggan yang memesannya. Beratnya galon bagi sang nenek membuat badannya yang kurus menjadi semakin bungkuk, bayangkan saja sobat ruanghati.com, sejak jam 6 pagi nenek super ini sudah memulai aktifitasnya hingga jam 10 malam.

Betapa perkasanya nenek renta ini menjalani hidupnya yang berat, namun optimis dan semangat tetap ada bersamanya, tidak malukah dia

Betapa perkasanya nenek renta ini menjalani hidupnya yang berat, namun optimis dan semangat tetap ada bersamanya, tidak malukah dia

Nah sobat, apa yang bisa kita ambil hikmah dari cerita ini, pertama adalah rasa syukur dengan kondisi hidup kita saat ini, masih banyak orang diluar sana yang lebih susah hidupnya dari pada kita, yang kedua adalah semangat hidup, seriang kita mengeluh menjalani hidup yang memang cukup berat sekarang ini, namun seberat apapun hidup yang ada dimuka kita tetap musti kita harus tempuh oleh karenanya tetaplah optimis dan penuh semangat, Tuhan tidak pernah terlelap sekejappun untuk melihat usaha apapun yang kita lakukan dan Tuhan Maha 

Penyanyang sehingga pastinya pertolongan Dia senantiasa akan datang bersama orang-orang yang sabar, bukankah demikian sobat?
source: ruanghati.com

Saturday, October 30, 2010

Payudara Terkuat Dalam Acara Britain’s Got Talent

BERLIN - Bila atlet atau karateka bisa memecahkan papan atau besi dengan tangan adalah biasa. Tapi kalau ada seorang bisa memecahkan papan dengan payudara, tentu itu ruar biasa! Itulah tayangan sebuah acara TV di Jerman yang menampilkan wanita berpayudara besar untuk memperagakan kemampuan berkaratenya.

Adalah Busty Heart, nama wanita itu, dengan memamerkan dadanya yang luar biasa sebagai bagian dari atraksi keterampilannya seni bela diri, seperti yang dilaporkan Metro.co.uk, Rabu (29/9/2010). Dia dengan mantap menggunakan payudaranya untuk melakukan teknik karate yang mematikan.

Hasil pertunjukan ini, pemirsa acara Britain’s Got Talent versi Jerman itu pun tercengang, apalagi ketika dia menggunakan payudaranya yang berukuran 46-H untuk menghancurkan papan kayu. Ternyata, tidak hanya itu, dengan payudaranya yang wah itu dia juga menghancurkan kaleng bir dan buah melon.











Karena aksi luar biasa ini membuat si model yang bernama asli Susan Sykes itu membuat ribuan orang menelpon ke televisi, selain juga berikirim email ke pihak penyelenggara acara.
 
source: http://www.unikaja.com/2010/10/payudara-wanita-terkuat-di-acara.html#axzz13tPYbx00

Fosil Capung Dan Kadal Ditemukan Bersamaan di Myanmar



 Sosok seekor capung tanpa kepala ditemukan dalam fosil amber (getah pohon) berusia 100 juta tahun.

 Kaki dan ekor kadal terlihat di dekat capung tanpa kepala yang terjebak dalam fosil amber berusia 100 juta tahun.

Seekor capung dan kadal yang sedang berduel sekitar 100 juta tahun lalu ditemukan di Myanmar dalam bentuk fosil. Kedua hewan itu ditemukan dalam kondisi tak utuh, capung ditemukan dalam kondisi tak berkepala sementara kadal ditemukan kaki dan ekornya saja.

George Poinar, penemu fosil yang juga ahli ilmu serangga dari Oregon State University, mengungkapkan, kepala capung yang hilang diperkirakan dimakan oleh kadal. Menurut prediksinya, kala itu kadal dan capung sedang terlibat pertengkaran yang sengit. Kadal berusaha memakan capung dengan melahap kepalanya lebih dulu. Tapi sial, kadal tak bisa membawa capung itu pergi karena kakinya terjebak oleh getah pohon yang super lengket. Alhasil, kadal justru mati bersama capung yang hendak dilahapnya terbungkus getah pohon yang membatu hingga kini.

Sayang sekali, penemu tak menemukan fosil kadal dalam kondisi utuh, tanpa perut dan kepalanya. "Saya tak berhasil menemukan kadal dalam kondisi utuh, sayang sekali. Padahal, jika sampel itu ada, kita mungkin bisa menemukan kepala capung dalam mulut kadal," kata Poinar.

Hal menarik dari penelitian ini adalah perilaku kedua hewan yang masih sama hingga kini. Seperti kadal masa kini, ungkap Poinar, mereka juga masih memakan capung dan serangga lainnya. Seperti juga capung masa kini, mereka harus super hati-hati kalau ada hewan macam kadal dan cicak berada di dekat mereka.

Hasil penemuan Poinar dipublikasikan dalam Jurnal Palaeodiversity yang terbit baru-baru ini. Umur fosil 100 juta tahun merupakan fosil tertua di Myanmar yang ditemukan di pepohonan. Ia mengatakan, penelitian ini sangat berguna bagi pemahaman kita tentang perilaku hewan. "Kenyataan ini menunjukkan bahwa  perilaku hewan bertahan dalam jangka waktu sangat panjang," ujar Poinar.

source: http://sains.kompas.com/read/2010/10/29/11132735/Inilah.Fosil.Capung.Duel.dengan.Kadal-4

Pria Lebih Susah Minta Maaf Daripada Wanita




"Maaf," adalah kata yang paling sulit diungkapkan laki-laki selain kata “Terimakasih.” Demikian ungkap suatu studi di Kanada. 
 
Tim peneliti dari Universitas Waterloo di Ontario, seperti diungkapkan harian The Vancouver Sun, baru-baru ini melakukan riset untuk mengetahui perbedaan antara pria dan wanita saat mengakui kesalahannya.

Dalam percobaan yang melibatkan 66 sukarelawan (33 wanita dan 33 pria) selama dua minggu, peneliti mencatat tingkat emosi para objek penelitian. Saat menganalisis hasil, para ahli menemukan kecilnya persentase jumlah respoden pria untuk meminta maaf dan mengaku bersalah saat menghadapi konflik.

Sementara wanita dinyatakan meminta maaf sebesar 35% lebih sering dibanding pria. Bahkan, wanita cenderung rela meminta maaf hanya untuk meredakan konflik yang terjadi.
Tak hanya itu, penelitian ini juga mengungkap bahwa penghinaan kasar seringkali membuat wanita tak tahan dan sakit hati sebesar 30% lebih daripada pria.

Para penulis penelitian juga menemukan bahwa kekebalan pria terhadap penghinaan jauh lebih tinggi daripada wanita. Reaksi mereka terhadap serangan tajam cenderung lebih tenang dibanding wanita, yang sering bereaksi lewat emosi terhadap kekerasan. Wanita cenderung lebih sensitif dan mudah tersinggung, meski pada seseorang yang tidak berperan dalam kehidupan mereka sekalipun.

Para ilmuwan menekankan bahwa perbedaan utama terhadap pengakuan bersalah pada pria dan wanita seringkali muncul dalam hubungan romansa. Wanita lebih takut untuk menyakiti pasangan mereka, sehingga saat meminta maaf, mereka lebih emosional dibanding pria, yang cenderung rasional dan logis mengakui rasa bersalahnya. (ren)

source: vivanews.com

8 Penyakit Aneh Yang Menyerang Saudara-saudara Kita

Bumi memang sudah tua, segala macam penyakit yang aneh aneh mulai bermunculan di dunia ini. Sebut saja di Indonesia, banyak sekali penyakit peyakit aneh yang menghinggap manusia Indonesia. Dari ada yang tumbuh sisik sampai ada juga yang keluar kawat dari tubuhnya. Pengobatan zaman sekarang ada yang bisa mengobati penyakit-penyakit aneh ini tapi banyak juga yang angkat tangan. Ironi memang kehidupan yang modern ini masih saja memiliki penyakit penyakit aneh. Dan itu semua ada sekitar kita. Didepan mata kita.
 
1. Dede Si Manusia Pohon


Dede, seorang nelayan mengalami luka gores saat masih remaja. Anehnya, setelah itu beberapa bagian tumbuhnya ditumbuhi sejenis kutil nyerupai akar pohon.

Kondisi Dede (35 tahun), seorang nelayan, sungguh sangat mencengangkan para ahli medis ketika melihat kutil-kutil seperti “akar pohon” tumbuh di lengan dan kakinya. Menurutnya, keadaan bagian tubuhnya itu mulai terjadi perubahan setelah lututnya tergores semasa remaja dulu.
 
Masalah yang dialami Dede, menurut Gaspari, ia hanya memiliki sifat genetik yang angka sehingga menghalangi sistem kekebalan tubuh. Oleh karena itu, virus tersebut menguasai “mesin seluler” sel-sel kulitnya sehingga terbentuklah kutil-kutil aneh dalam jumlah besar yang tumbuh seperti pohon di tangan dan kakinya.

Pada sekarang ini Dede telah berhasil mengalami operasi di RS Sadikin Bandung dan sudah kembali hidup normal

2. Noorsyaidah, Si Manusia Kawat
DUNIA semakin tua dan aneh. Dari Sangatta, Kutai Timur, seorang perempuan bernama Noorsyaidah memproduksi kawat dari dalam tubuhnya. Seperti tampak dalam gambar, kawat-kawat yang tertanam di dalam tubuhnya tembus hingga keluar. Jika pada bagian telapak tangannya, kawat-kawat itu hanya tercetak di bawah lapisan kulit, justru pada bagian perut, batang-batang kawat berukuran 10-20cm itu melesak keluar.

Fenomena Noor ini tergolong aneh. Bahkan beberapa dokter mengaku belum menemukan gejala medis seperti yang dialami perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai seorang guru TK itu. Upaya serius pun dilakukan tim medis, Beberapa pejabat setempat hingga menteri kesehatan menaruh perhatian serius pada penderitaan Noor.
 
Menurut Noor, kawat-kawat itu sudah bersemayam di dalam tubuhnya selama 20 tahun. Ia sendiri pernah mencoba mencabut kawat tersebut dari luar perutnya, anehnya kawat itu mencelup masuk ke dalam dan keluar lagi pada beberapa saat kemudian. Kawat-kawat itu juga seperti tumbuh secara acak. Adakalanya kawat itu jatuh sendiri dan anehnya kemudian muncul lagi.
 
Sejauh ini, sudah beberapa kali operasi ditempuh Noor, termasuk mendatangi dukun. Tapi, upaya itu menemui jalan buntu. Manusia Kawat dari Kalimantan Timur masih terus menanti keajaiban.




3. Halifah, Betis yang Membesar

Halifah (37) warga Sotek Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur sejak tahun 2000 menderita penyakit aneh berupa benjolan seberat 30 kg di sekitar betis kirinya.

Di wajah Halifah terdapat puluhan benjolan sebesar kelereng. Di lengan kanannya terdapat puluhan benjolan sebesar bola tenis dan kelereng, begitu juga di telapak kakinya. Yang lebih mengagetkan, di betis kirinya terdapat benjolan sebesar bola sepak. Benjolan tersebut seperti balon yang diisi air. Lembek dan lentur.

Halifah tinggal di Jl Haji Pelori RT 3 Kelurahan Sotek, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara. Ia mengidap penyakit tersebut sejak lahir. Kedua orangtuanya sudah meninggal sejak Halifah berusia 8 tahun. Awalnya, benjolan-benjolan tersebut tidak begitu dipedulikan keluarganya. Namun, awal tahun 2000 benjolan di betis kirinya semakin membesar. Padahal, sebelumnya benjolan tersebut hanya sebesar biji jagung.

4. Abdul Hazem, Kulitnya Hitam dan Bersisik

Bangkalan - Sudah setahun lebih, Abul Hazem (17) warga Dusun Naro’an Timur, Kelurahan Tunjung, Kecamatan Burneh, Bangkalan, Madura terbaring di rumahnya. Pria lulusan SD itu, mengalami penyakit aneh. Dokterpun tidak tahu jenis penyakitnya, tapi pihak keluarganya menyebut penyakit bersisik dan seluruh tubuhnya berwarna hitam pekat.

Semula, anak kedua dari pasangan Mat Rakis (38) dan Mukdiyah (36) mengalami benjolan kecil yang menyerupai penyakit cacar di pipi kanannya. Kemudian menjalar ke dada dan punggungnya hingga akhirnya tumbuh di sekujur tubuhnya. Yang tersisah hanya mulut dan telapak tangan dan kakinya yang kelihatan sempurna.

Lambat laun, tubuh Abul Hazem sulit digerakkan. Bahkan, panas dan gatal lebih mendominasi. Sedangkan hasrat makan normal seperti layaknya manusia yang sehat. Dalam sehari makan 3 kali, dan snack apapun juga dilahap.

Pihak keluarga Abul Hazem yang tergolong keluarga kurang mampu ini, tetap berusaha memeriksakan penyakit aneh tersebut. Mulai dari pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas), Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangkalan hingga RSU dr Soetomo, Surabaya. Namun, tidak ada hasilnya.

Pihak dokter pun juga tidak menyebut secara jelas apa jenis penyakit tersebut. Setiap obat yang diberikan dokter selalu diminum, tapi tidak ada hasilnya. Pihak keluarga Abul Hazem akhirnya memutuskan untuk dirawat di rumah, sebab, tidak lagi mempunyai biaya untuk pengobatan.

Mat Rakis, bapak penyandang penyakit aneh menuturkan, upaya medis sudah dilakukan.
Bahkan, minta barokah kepada para Kyai juga seringkali diupayakan, tapi tidak ada hasilnya. Malah, kondisi tubuh Abul Hazem semakin parah.

“Saat ini sering gatal bercampur panas. Dia sering minta digaruk hingga berjam-jam,” ujar Mat Rakis pada wartawan di rumahnya, Dusun Naro’an, Kelurahan Tunjung, Kecamatan Burneh, Bangkalan.

Dia berharap ada kepedulian dari masyarakat untuk pengobatan Abul Hazem. Sebab, pihak keluarga sudah tidak lagi mempunyai kemampuan berobat. “Saya sudah tidak mempunyai kemampuan lagi untuk berobat. Ya semoga ada orang yang peduli,” harapnya.

5. Ari, Bocah berkulit Kadal

Ari (12) anak pasangan Ernawati dan Nurali, warga Jalan Palem Indah RT 07/01, Kelurahan Ponduk Pucung, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang, Banten, sungguh menyedihkan. Dari sekujur kulit tubuhnya bersisik. Penyakit aneh?

Kondisi Ari saat ini masih bisa bermain seperti layaknya anak-anak. Hanya, sebagian aktivitasnya dilakukan di dalam rumah. Maklum, dari sekujur tubuhnya bersisik. Mmebuat orang yang melihatnya merasa iba.

Kakek Ari, Sharfan, menuturkan bahwa , kelainan kulit yang diderita cucunya itu muncul sejak lahir dan sangat sulit untuk disembuhkan. "Dokter hanya menyebutkan ada kelainan kulit yang sulit disembuhkan," tutur Sharfan.

Masih menurut cerita sang kakek, penyakit aneh yang diderita Ari diduga karena Ernawati saat mengandung pernah menyiksa biawak saat Ari dalam kandungan berusia empat bulan. Namun, ini hanya dugaan sang kakek, karena dokter belum melakukan pemeriksaan detail apa yang sebenarnya diderita Ari.

6. Yani, Manusia Tumor

Warga Riungasih Rt 03/12 Kelurahan Tuguraja, Kec. Cihideung, Kota Tasikmalaya, Yani Suryani (39), hanya bisa pasrah dengan nasib yang dialaminya. Setiap saat ia senantiasa berdoa Kepada Allah swt agar penyakit aneh yang dideritanya sejak 39 tahun lalu bisa segera sembuh dan normal kembali seperti sediakala.

Anak ke dua dari empat keluarga pasangan Ny E Maskiah dan Kodir (alm) tersebut di sekujur tubuhnya dipenuhi dengan benjolan-benjolan. Benjolan itu tumbuh dari mulai sebesar jari tangan hingga sebesar kepalan orang dewasa, sehingga badan aslinya seperti sudah tidak terlihat jelas dan tertutup oleh benjolan tersebut.

Benjolan itu tumbuh dari kepala hingga kakinya, dan beberapa di antaranya sudah membesar, terutama di bagian kaki dan paha termasuk punggung. Sementara benjolan di bagian punggung yang diduga sebagai induknya kondisinya terus membesar, dan semakin memanjang hingga bentuknya seperti ekor dengan panjang sekitar 30 senti meter.

Ternyata benjolan itu bukan hanya tumbuh di bagian kulit luar saja, tapi juga tumbuh di bagian dalam hidung dan juga tumbuh pada lidah. Dampaknya, pernapasanya menjadi terganggu. Bukan itu saja, Yani saat ini sudah tidak bisa berjalan jauh, karena benjolan pada kaki dan betisnya terus membesar, sehingga terasa berat untuk dibawa jalan kaki. "Ayeuna mah tos teu tiasa mapah kanu tebih asa bareurat. Janten upami ngiring ngaos oge mung dinu caket we," ungkapnya saat ditemui di rumahnya Rabu

7. Sumini, Wajahnya Hilang Akibat Penyakit Aneh

Sumini (54), warga Desa Nglanduk, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Jatim, selama puluhan tahun menderita penyakit aneh.
Suami Tumini, Marto (65), Minggu (21/6), mengatakan, akibat penyakit aneh tersebut, sebagian wajah Tumini telah hilang dan berlubang. Bagian kedua matanya, hidung, dan bibir hilang. Yang tersisa hanya tinggal dagu dan kening saja.

Menurut dia, penyakit aneh tersebut telah menyerang istrinya selama hampir 30 tahun lebih. Namun, karena keajaiban Tuhan, Sumini bisa bertahan meski jaringan hidung untuk bernafasnya juga tidak sempurna akibat penyakit tersebut. Bahkan kesadaran dan indera pendenagaran Sumini juga masih bagus.

8. Ahmad Yunus, Manusia Sisik Ikan
http://www.kabarinews.com/Media/4/jpg/2009/7/359bcbc7-de85-a017-25350b6cf90a279f.jpg
Ahmad kini hanya bisa pasrah oleh penyakit yang aneh, seluruh tubuhnya bersisik dan kulitnya terus mengelupas. Bahkan, kedua matanya nyaris buta karena tertutup kulit yang mengelupas.

Tubuhnya pun kini tidak bisa digerakkan lagi karena terasa sakit luar biasa. Penyakit ini datang berawal ketika tumbuh benjolan-benjolan kecil di wajahnya, tetapi kemudian seluruh bagian kepala dan punggungnya terasa gatal yang amat sangat.

Ahmad sebenarnya pernah dirawat di RSUD Karawang dengan menggunakan Kartu Gakin, namun setelah dirawat selama tiga minggu Ahmad dipaksa pulang oleh pihak rumah sakit dengan alasan sudah terlalu lama dan hanya menggunakan Kartu Gakin. Tragisnya lagi, pihak rumah sakit menyatakan penyakit Ahmad sudah tidak bisa disembuhkan lagi.

Sejak saat itu, Ahmad sudah tidak pernah berobat atau pergi ke rumah sakit karena takut ditolak. Sudah tiga bulan ini Ahmad hanya bisa pasrah dan tergeletak tak berdaya. Namun, Ahmad masih berharap ada perhatian dari pemerintah daerah atau bahkan pemerintah pusat untuk dapat menyembuhkan penyakitnya.

Ahmad berharap dengan adanya bantuan para dermawan, penyakitnya tidak akan semakin parah. Pria ini hanya hidup dalam keterbatasan di sebuah rumah yang sangat sederhana bersama ibunya, Cici (50), sementara sang ayah sudah meninggal beberapa tahun lalu.

source: http://www.forumkami.com/forum/aneh-tapi-nyata/13676-inilah-8-penyakit-aneh-di-indonesia.html

5 Tips Pintar Memilih Kondom Yang Tepat




Agar lebih efektif, kondom sebagai alat kontrasepsi juga perlu diperhatikan cara memilihnya. Anggapan kondom tipis yang terbaik, ternyata tak selalu benar.

Banyak pasangan yang Memilih Kondom sebagai alat kontrasepsi. Agar dapat berfungsi dengan baik perlu diperhatikan beberapa hal berikut.

1. Kondom tipis tidak selalu yang terbaik
Banyak orang berpikir bahwa kondom dengan karet yang tipis adalah kondom yang pas dan nyaman. Namun menurut riset dari beberapa produsen kondom, kondom dengan ukuran standar (tidak terlalu tipis atau terlalu tebal) ternyata bisa memberikan kenikmatan tambahan dengan stimulasi ekstra.

2. Perhatikan lebar, jangan hanya panjang
Ukuran yang tepat penting untuk kenyamanan pada saat bercinta. Jangan hanya melihat panjang kondom
saja, ukuran lebar juga perlu diperhatikan agar bisa memberikan kenyamanan pada alat kelamin pria saat bercinta.

3. Coba beberapa merek kondom
Belakangan ini produsen kondom semakin inovatif dalam mengembangkan produknya. Jangan hanya terpaku pada satu merek saja. Coba berbagai merek dan jenis untuk menemukan kondom mana yang lebih nyaman dan tepat untuk pasangan Anda. Walau kelihatannya sama, tetapi masing-masing kondom memiliki bahan lateks,tekstur dan kenyaman yang berbeda.

4. Perhatikan reaksi tubuh pada kondom yang digunakan
Jika terjadi iritasi kulit saat menggunakan kondom, mungkin saja pasangan Anda memiliki alergi terhadap bahan lateks atau alergi terhadap pelumas pada kondom. Solusinya, Anda bisa mencoba kondom dari bahan non lateks atau kondom yang tidak menggunakan pelumas buatan. Jika alergi masih terjadi, konsultasikan pada dokter.

5. Jauhi kondom yang mengandung cairan penurun sensitivitas
Beberapa perusahaan kondom biasanya membuat kondom yang mengandung cairan penurun sensitivitas dalam pelumas buatannya. Kondom-kondom ini dibuat dengan tujuan agar waktu bercinta Anda menjadi lebih lama. Hal inilah yang membuat mr. Happy menjadi mati rasa dan mengurangi sensasi.

source: http://surabayacybercity.blogspot.com/2010/10/5-tips-pintar-memilih-kondom-yang-tepat.html

Indonesia Ranking 2 Jumlah Korban Bencana Terbesar



http://media.vivanews.com/thumbs2/2010/10/27/98504_pasca-erupsi-merapi_300_225.jpg

Indonesia menempati peringkat kedua dalam daftar jumlah korban tewas terbanyak akibat bencana alam di Asia-Pasifik. Selama kurun 20 tahun, berbagai bencana alam di negeri ini juga telah menimbulkan kerugian ekonomi sedikitnya US$22,5 miliar.

Data tersebut tercantum di laporan "The Asia Pacific Disaster Report 2010" yang disusun oleh Komisi Ekonomi dan Sosial PBB untuk kawasan Asia dan Pasifik (ESCAP) dan Badan PBB Urusan Strategi Internasional untuk Penanggulangan Bencana (UNISDR). Dipublikasikan Selasa, 26 Oktober 2010, ini merupakan kali pertama PBB menyusun laporan khusus mengenai bencana alam di Asia-Pasifik.

Laporan itu, seperti yang dipaparkan di laman ESCAP, merinci daftar negara di Asia Pasifik yang mengalami bencana alam selama periode 1980-2009. Bencana alam itu baik berupa, banjir, kekeringan, letusan gunung berapi, tanah longsor, dan lain-lain.

Indonesia menempati posisi keempat dalam jumlah kasus bencana alam di Asia-Pasifik. Selama 1980-2009, negeri ini mengalami 312 kasus. Peringkat pertama dihuni China (574 kasus), kemudian disusul India (416), Filipina (349), dan Indonesia.

Namun, berdasarkan peringkat jumlah korban tewas terbanyak, Indonesia menempati posisi kedua, di bawah Banglades. PBB mendata sedikitnya terdapat 191.164 jiwa yang tewas akibat bencana alam di Indonesia selama 1980-2009. Di Banglades, bencana alam dalam 20 tahun merenggut nyawa 191.650 jiwa.

Untuk kerugian ekonomi akibat bencana alam, Indonesia berada di peringkat ke delapan. Selama 1980-2009, negeri ini menderita kerusakan ekonomi senilai US$22,5 miliar. Penentuan nominal kerugian itu beradasarkan pada riset harga PBB tahun 2005. Peringkat pertama diduduki China, yaitu senilai US$322 miliar.

Sedangkan pada katagori jumlah korban selamat yang menderita kerugian akibat bencana, Indonesia berada di posisi kesembilan. Selama 1980-2009, sedikitnya terdapat 18 juta warga di Indonesia yang menanggung derita akibat bencana kendati mereka selamat. Peringkat pertama ditempati China.

Laporan ESCAP-UNISDR itu juga mengungkapkan bahwa negara-negara di Asia-Pasifik empat kali lebih rentan dihantam bencana alam ketimbang di Afrika, bahkan 25 kali lebih rentan ketimbang di Eropa dan Amerika Utara.

Laporan itu juga menilai bahwa kerugian akibat bencana alam diperparah oleh kemiskinan. Tingkat kerentanan lebih besar diderita warga miskin dan ini berasal dari ketimpangan sosial-ekonomi dan lingkungan alam.

"Sepanjang ketimpangan itu tidak diatasi, mereka yang terus-menerus berisiko dihantam bencana alam akan tetap miskin dan kian rentan pula diterpa bencana. Situasi ini menciptakan lingkaran setan sehingga sulit untuk keluar," kata Noeleen Heyzer, Sekretaris Eksekutif ESCAP, dalam pernyataan bersama dengan Magaretha Wahlstrom, Utusan Khusus PBB untuk Pengurangan Risiko Bencana.


source: http://feriandyundercover.blogspot.com/2010/10/ri-ranking-2-jumlah-korban-bencana.html