Thursday, September 29, 2011

iTableous, iPhone 4 Berukuran Super


Jika Anda sudah tak sabar menunggu rilisnya iPhone 5, perangkat ini bisa mengalihkan perhatian Anda. Teknisi Jerman berhasil membuat iPhone 4 dengan layar 40 inci. Seperti apa?

Perangkat yang memiliki layar 10 kali lebih besar dibanding iPhone 4 biasa ini menawarkan fungsi komputer ala iPhone serta bisa digunakan sebagai meja. iTableous ini memiliki desain serupa produk Apple tersebut, mulai dari tombol kamera, volume dan akselerometer.

Perangkat ini dilapisi plexiglass 8mm kuat yang membuatnya bisa dimiringkan agar mudah digunakan.


Namun sebelum Anda memesan perangkat ini, perlu diketahui, perangkat ini tak secanggih kelihatannya. Pasalnya seperti ditulis Dailymail, perangkat ini tak berteknologi layar sentuh dan tak bisa digunakan menelepon.


Penciptanya, Benjamin Bechmeier, mengaku, fungsi perangkat ini serupa komputer desktop, meski ia bisa tersambung internet melalui 3G nirkabel. iTableous memiliki panjang 118cm dan lebar 58,9cm. Layar perangkat 40 inci perangkat ini merupakan Toyota LCD monitor beresolusi 920x1080.


Perangkat ini menggunakan sistem operasi (OS) Windows 7 dan Mac OS X 10.6.7 serta kapasitas penyimpanan 500GB dan 4GB RAM dengan prosesor 1GHz Zotac Ionitx. Kamera HD 5,7MP juga bisa ditemui di perangkat ini.

( Sumber: http://teknologi.inilah.com/read/detail/1779657/itableous-iphone-4-berukuran-super )

Ilmuwan Temukan Terompet Malaikat Israfil?

Dengan sebuah peralatan canggih, ilmuwan membuat kesimpulan yang mencengangkan mengenai alam semesta. Benarkah mereka juga menemukan sangkakala Malaikat Israfil?

Temuan itu dicapai sekitar beberapa tahun lalu, dalam sebuah observasi yang dipimpin oleh Profesor Frank Steiner dari Universitas Ulm, Jerman. Mereka hendak mencari tahu, seperti apa sebenarnya bentuk alam semesta ini.

Maka digunakanlah sebuah alat canggih milik Badan Antariksa AS (NASA), Wilkinson Microwave Anisotropy Probe (WMAP). Hasilnya menunjukkan, alam semesta ini ternyata berbentuk seperti sebuah terompet raksasa.




Ilustrasi
Di ujung bagian belakang ‘terompet’ alam semesta ini dinyatakan tak bisa diamati (unobservable). Di bagian depan, ada bumi dan seluruh sistem tata surya yang bisa diamati. Hal ini dikatakan ada hubungannya dengan sebuah hadits panjang Islam di kitab Tanbihul Ghofilin.

Jilid pertama kitab itu menyebutkan hadits dari Abu Hurairah, yang menyatakan sangkakala Malaikat Isrofil berbentuk tanduk dan terbuat dari cahaya. Ukuran bulatannya seluas langit dan bumi yang dapat dipahami meliputi atau mencakup seluruh wilayah alam semesta.

Dikatakan sang malaikat bersiap, meletakkan bibirnya di ujung sangkakala dan akan meniupnya begitu mendapat perintah. Maka ketika itulah, seperti dikatakan, hari kiamat telah tiba. Bayangkan, jika alam semesta ini sebuah sangkakala, seberapa besar peniupnya dan seukuran apa sang pencipta? Wallahualam..

( Sumber: http://www.inilah.com/read/detail/1779363/ilmuwan-temukan-terompet-malaikat-israfil )

Red Mist, Episode Terlarang Spongebob SquarePants

Red Mist, merupakan salah satu episode yang paling sering dibahas, dan bahkan di situs Fans Spongebob (Spongefan.wikia.com). Episode ini banyak dibahas karena di situs spongefan.wikia.com, episode ini disebutkan di web nya, namun deskripsi tentang episode ini sudah dihapus oleh Nickelodeon, sebenarnya Episode ini bukanlah episode resmi, melainkan sebuah fanfict (buatan fan). Namun, yang jadi masalah adalah, sang pembuat fanfict ini ternyata diketahui adalah seorang Pembunuh berantai yang memang dicari-cari polisi di Skotlandia.

Pihak kepolisian pun mencari-cari orang itu dan ditemukan sebuah tape bertuliskan Red Mist.


Setelah mengetahuinya, pihak Nickelodeon pun segera melakukan pencarian dan penghapusan video ini, karena telah menyebar di dunia maya dan dianggap dapat mempengaruhi mental orang yang menonton nya.


Sampai mempengaruhi mental? iya, karena suasana yang ditampilkan Red Mist sama seperti lagu Gloomy Sunday, dimana jika kita mendengar lagu itu, dapat mempengaruhi kondisi psikis tubuh kita dan bahkan dapat membuat kita melakukan bunuh diri. Red Mist juga sama, dimana suasana yang ditampilkan merupakan suasana traumatic gore berkat efek video nya yang dapat mempengaruhi otak dan kejiwaan kita.

Terus bagaimana cerita Red Mist?

Red Mist bercerita mengenai Squidward yang sedang berlatih klarinet karena dia akan mengadakan resital klarinet solo keesokan harinya, namun spongebob dan patrick mengganggunya dengan bermain dan ebrisik di depan rumahnya, karena kesal, Squidward pun menyuruh spongebob dan squidward untuk diam, lalu dia melanjutkan latihan nya.

Saat ingin berlatih lagi, tiba-tiba ada seseorang yang mengetuk rumah Squidward. Squidward pun membuka kan pintu, dan ternyata ada seseorang berpakaian adat Skotlandia berdiri di depan rumahnya, karena merasa terganggu, Squidward pun menutup pintu rumahnya, dan setelah itu, pria itu kembali mengetuk pintu rumah Squidward sampai berkali-kali, karena Squidward kesal, dia pun membentak orang itu, lalu orang itu berkata ‘THE RED MIST IS COMING’, Squidward pun ketakutan dan langsung lari masuk ke kamarnya, dan disinilah teknik pengganggu mental dimulai.


Disaat sedang berlatih klarinet, tiba-tiba scene berubah menjadi warna merah darah, dan lalu mata Squidward berubah menjadi merah, yang ternyata sengaja dibuat demikian untuk tujuan khusus, yaitu agar si penonton merasa takut yang mendalam karena suasana gambar (video) yang ditampilkan selaras dengan (audio) yang terkesan menyeramkan namun secara perlahan.


Lalu, disaat Squidward mengadakan konser di keesokan harinya, Scene pengganggu itu muncul lagi, yaitu mata Squidward berwarna merah namun dengan ekspresi sedih, dan para penonton juga bermata merah. Penonton pun kesal karena permainan Squidward dan Squidward pun pulang ke rumah dengan suasana sedih.


Di tengah perjalanan sang pembuat video pun menampilkan lagi teknik pengendalian jiwa, yaitu menampilkan adegan squidward dengan muka sedih nya sedang dalam perjalanan dan adegan itu berlangsung terulang-ulang, sehingga membuat si penonton merasa hanyut dan masuk ke dalam suasana hening tersebut, dan disaat inilah dimana pikiran kita dikendalikan oleh audio dan visual yang ada.

Saat sampai rumah, Squidward pun termenung dan teknik pengendalian jiwa yang ditampilkan adegan sebelumnya terjadi lagi, tapi kali ini ditambah dengan efek gambar yang sedikit demi sedikit bergoyang keras, ini bertujuan untuk mentidak stabilkan emosi kita karena sebelumnya otak dan jiwa kita telah dikendalikan oleh video tersebut.

Lalu di adegan sebelumnya, ada tirai, dan muncul kepala Squidward secara perlahan, dia pun bermuka sedih dan mengeluarkan darah dari matanya, suasana menjadi hening dan terlihat depresi yang luar biasa yang mengendalikan emosi kita.

Dan suara berisik seperti teriakan orang terdengar keras yang mungkin agak sedikit mengganggu.

Dan setelah itu, Squidward mengambil pistol, dan gambar menjadi seperti ditambah efek gambar yang menampilkan ketegangan yang luar biasa, lalu Squidward menarik pelatuk pistol di kepalanya, dan dia pun bunuh diri. Itulah mengapa Red Mist juga sering disebut sebagai episode Squidward Suicide.

Penasaran dengan episode ini..langsung aja klik link ini http://www.youtube.com/watch?v=ldnWyy-nnOU untuk melihat videonya..

( Sumber: http://www.tituitbom.com/2011/08/red-mist-episode-terlarang-spongebob.html )

Ditemukan Danau Merah Seperti Darah Di Bengkulu


Warga Kota Pagaralam, Sematera Selatan, Sabtu (4/12), menemukan danau yang permukaan air berwarna merah seperti darah dengan luas enam hektare diperbatasan Provinsi Bengkulu atau sekitar bukit Raje Mandare.

Keberadaan danau ini juga baru dapat dijangkau membutuhkan waktu sekitar dua hari dengan berjalan kaki melewati kawasan hutan dan bukit Rimbacandi, Kelurahan Candi Jaya, Kecamatan Dempo Selatan.

“Kami bersama rombongan sebanya 21 orang termasuk dua para normal melakukan ekspedisi di kawasan Rimbacandi dengan menelusuri tebing, hutan dan perbukitan selama dua hari baru sampai di lokasi danau merah tersebut,” kata Asmidi, warga setempat di Pagaralam.

Dikatakannya, letak danau itu di sekitar perbukitan Raje Mandare perbatasan antara Kota Pagaralam dan Kaur, Provinsi Bengkulu yang terkenal dengan banyak tersimpan berbagai peninggalan bersejarah termasuk candi.

Menurut dia, daerah itu memang banyak hal yang aneh bisa ditemukan, bukan hanya ada danau dengan terlihat permukaan air berwarna merah, tapi juga ada lokasi menimbulkan aroma pandan bila malam hari.

“Namun anehnya meskipun dilihat dari permukaan berwarna merah, tapi ketika air diambil menggunakan tangan diangkat ke permukaan justru warnanya seperti biasa bening dan jernih,” kata dia.

Ia mengatakan, kemudian di daerah bukit Raje Mandare itu kondisi hutanya juga ada keanehan, untuk membedakan apakah daerah tersebut masih tanah Besemah atau bukan bisa dilihat dari pohon kayu.

“Jadi kalau pohon kayu miring ke arah Pagaralam artinya masih masuk wilayah tanah Besemah, sedangkan kalau masuk daerah Bengkulu ia akan berlawanan arah miringnya,” ungkap dia.

Kemudian di daerah itu, semua jenis burung dan hewan hutan yang ada cukup jinak, namun tidak boleh mengeluarkan suara atau berbicara supaya aneka hewan tersebut tidak lari, kata Asmidi.

“Ada hal lain yang kami temukan seperti kelabang raksasa ukuran lebar 30 centimeter dengan panjang 50 cm, burung raksasa dan kerbau yang telinganya ada sarang lebah atau tawon, namun demikian kami tidak tahu apa saja yang tersimpan di daerah bukit Raje Mandare itu,” ungkapnya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Senibudaya setempat, Syafrudin, mengatakan daerah Rimbacandi memang masih banyak menyimpan misteri hingga kini masih belum dapat terungkap termasuk keberadaan bukit Raje Mandare yang banyak memiliki peninggalan sejarah termasuk aset pariwisata alam.

Pihak pemerintah setempat untuk melakukan penelitian di daerah itu, terkendala masalah keterbatasan dana serta diperlukan tenaga ahli di bidangnya

( Sumber: http://forum.vivanews.com/berita-dalam-negeri/199787-ditemukan-danau-merah-seperti-darah-di-bengkulu.html )

Pakai Pesawat Mainan, Coba Ledakkan Pentagon

Seorang pria asal Boston, negara bagian Massachusetts, Amerika Serikat, ditahan karena merencanakan pengeboman gedung Pentagon dan Capitol menggunakan pesawat mainan. Akibat tindakannya ini, dia terancam hukuman penjara hingga 55 tahun.

Dilansir dari kantor berita Reuters, lelaki 26 tahun bernama Rezwan Ferdaus ditahan polisi pada Rabu 28 September 2011. Menurut laporan FBI, Ferdaus mencoba menggunakan pesawat mainan radio kontrol untuk menjatuhkan peledak C-4 di atas kedua gedung vital AS tersebut.

Selain itu, sarjana fisika dari Universitas Northeastern, Boston, ini juga dilaporkan mencoba menjual perangkat peledak beserta detonatornya kepada militan al-Qaeda untuk menghancurkan tentara AS di Timur Tengah. "Ferdaus telah lama merencanakan tindak kejahatan terhadap negara kita," kata jaksa AS, Carmen Ortiz.



Pesawat mainan yang akan digunakan untuk mengebom Pentagon dan Capitol.
(REUTERS/U.S. Department of Justice/Handout )
Jika dalam pengadilan Ferdaus terbukti bersalah, dia terancam hukuman 15 tahun karena memberikan bantuan terhadap teroris, 20 tahun atas percobaan penyerangan gedung pertahanan AS, dan 20 tahun lagi untuk percobaan penghancuran gedung milik pemerintah AS.

Pengungkapan rencana Ferdaus terungkap berkat laporan agen FBI yang menyamar sebagai anggota al-Qaeda yang mengaku bertugas menyuplai persenjataan dan merekrut militan. Tidak disebutkan berapa lama agen ini menyamar, namun Ferdaus sudah kadung percaya padanya. Saking meyakinkannya penyamarannya, Ferdaus bahkan menyerahkan semua peledak dan detonator miliknya untuk dibawa ke Afganistan.

Bahkan, Ferdaus rencananya akan menyertakan agen itu dalam penyerangannya ke Pentagon dan Capitol. Dalam rencana tersebut, Ferdaus akan mengikat peledak di pesawat miniatur F-86 yang dikendalikan oleh radio kontrol dengan GPS. Ferdaus ditangkap setelah menerima granat, AK-47, dan berbagai bahan peledak dari agen FBI yang menyamar tersebut, tentu saja semua senjata tersebut adalah replika yang tidak berbahaya.

FBI mengatakan Ferdaus tidak memiliki kaitan dengan jaringan al-Qaeda sebenarnya. Dia memiliki pemikiran radikal setelah menyaksikan berbagai video propaganda di internet. Agen FBI yang menyamar sempat meminta Ferdaus untuk mengurungkan rencananya, namun dia tidak goyah.

Peter King, ketua komisi pertahanan dalam negeri AS di DPR, mengatakan penahanan Ferdaus menunjukkan ancaman teroris Islam radikal juga datang dari kalangan berpendidikan. "Ancaman terorisme melampaui sosial ekonomi dan tidak hanya melibatkan warga miskin dan tidak berpendidikan," katanya.

( Sumber: http://dunia.vivanews.com/news/read/251100-pakai-pesawat-mainan--coba-ledakkan-pentagon )

Wali Kota Padang Gelar Sayembara Penari Striptis


Geram dengan penemuan kafe yang menggelar tari telanjang atau striptis, Wali Kota Padang Fauzi Bahar mengadakan sayembara kepada warga Kota Padang.

Fauzi akan menyediakan imbalan uang jutaan rupiah kepada setiap warga Kota Padang yang mengetahui keberadaan pelaksanaan tarian telanjang yang ada di Kota Padang.

Hal ini digelar karena terlalu maraknya tempat hiburan malam di Kota Padang yang menyediakan hiburan penari striptis. Jika ketahuan saat dirazia oleh Satuan Polisi Pamong Praja, Fauzi akan menyegel tempat hiburan malam tersebut.


Sebelumnya, Fauzi meyegel dan mencabut izin kafe milik Harry Darmali, kafe dan restuaran Fellas di Jalan Hayam Wuruk Nomor 47, Padang, karena kedapatan menggelar acara striptis.

Atas penemuan tersebut, Fauzi mengaku kecolongan atas SK yang pernah dikeluarkannya. Sebagai bentuk pertanggunganjawab, Pemkot Padang akan terus menggelar razia striptis di setiap tempat hiburan di Padang.

( Sumber: http://news.okezone.com/read/2011/09/28/340/508007/wali-kota-padang-gelar-sayembara-penari-striptis )

Tuesday, September 27, 2011

Jalan Kaki Kembalikan Cek Pemberian SBY


MALANG(suarakawan.com) – Masih ingat dengan Indra Azwan pria asal Malang yang melakukan aksi jalan kaki dari Malang ke Istana Negara, Jakarta untuk menemui Presiden SBY demi menyampaikan tuntutan keadilan terhadap anaknya yang tewas akibat ditabrak oleh anggota Polisi tahun 1993.

Rencananya ia akan melakukan lagi aksi nekadnya tersebut pada 27 September 2011 mendatang.Kali ini ia akan pergi ke Istana Negara hanya untuk mengembalikan uang yang diberikan Presiden SBY dalam bentuk cek.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Indra Azwan dalam testimoninya di acara diskusi pelatihan advokasi Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Malang, di gedung auditorium lantai 6 FH Unibraw, Sabtu(24/09) siang.

Menurut Henry Karyono, Ketua panitia diskusi tersebut saat dihubungi lewat selulernya oleh suarakawan.com, pihaknya sengaja mengundang Indra Azwan untuk menceritakan kisahnya melakukan aksi penuntutan keadilan terhadap anaknya.”Kami terperangah ketika pak Indra menyampaikan testimoninya tersebut,” kata Henry.

Mendengar testimoni, lanjutnya para mahasiswa simpatik dengan sikap beliau yang akan melakukan aksinya kembali dan akan menemani beliau ke Jakarta.”Beliau akan berangkat dengan berjalan kaki kembali ke Jakarta pada Selasa(27/09) pukul 09.00 dimulai dari rumah beliau,”imbuhnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi melalui selulernya oleh suarakawan.com, Indra Azwan membenarkan kabar tersebut, ia akan melakukan aksinya kembali dan menegaskan tuntutan awalnya serta menagih janji-janji Presiden SBY beberapa bulan lalu mengenai masalah keadilan ini.”Keadilan tidak bisa dibeli dengan uang, maka saya akan mengembalikan uang pemberian dari Pak SBY ke Istana Negara,” tutur dia.

Indra melanjutkan, pemberian uang dalam bentuk cek tersebut oleh Presiden SBY setelah dia bertemu Presiden menceritakan kronologis yang dialami oleh anaknya 18 tahun lalu.”Setelah pertemuan salah satu staf Kepresidenan memberikan sebuah amplop, saya tidak tahu isi amplop tersebut, setelah saya pulang ke Malang, saya kaget melihat isi amplop yang berisi cek senilai Rp 25 juta,”pungkasnya.

Perlu diketahui, Indra Azwan pria asal Malang yang melakukan aksi jalan kaki dari Malang ke Istana Negara untuk menemui Presiden SBY demi menyampaikan tuntutan keadilan terhadap anaknya yang tewas akibat ditabrak oleh anggota Polisi 1993.

http://suarakawan.com/2011/09/24/jalan-kaki-kembalikan-cek-pemberian-sby/